Rita Rahman Terpilih Pimpin PSTI Jabar periode 2026-2030

  • 27 Jun 2026 22:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Barat Tahun 2026 resmi digelar di Gedung KONI Jawa Barat, Sabtu 27 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi sepak takraw Jawa Barat dalam menentukan kepemimpinan baru sekaligus menyusun langkah strategis pembinaan prestasi ke depan.

Musprovlub tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Ketua Harian KONI Jawa Barat Arief Prayitno, Ketua Caretaker Pengprov PSTI Jawa Barat Kaimudin yang sekaligus mewakili PB PSTI Pusat, serta Dwiputro dari bidang hukum KONI Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi sepak takraw di Jawa Barat.

Dalam pelaksanaan Musprovlub, tercatat sebanyak 22 Pengcab PSTI kabupaten dan kota se-Jawa Barat hadir mengikuti agenda tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 Pengcab memiliki hak suara dalam pemilihan ketua, sementara tiga Pengcab lainnya hadir sebagai peninjau.

Proses pemilihan ketua berlangsung demokratis dengan dua kandidat yang bersaing, yakni Rita Rahman dan Amri Syarifudin. Hasil akhir pemungutan suara menetapkan Rita Rahman sebagai Ketua Pengprov PSTI Jawa Barat periode 2026-2030 setelah memperoleh dukungan dari 10 Pengcab.

Sementara kandidat lainnya, Amri Syarifudin, mendapatkan dukungan sebanyak sembilan suara dari Pengcab yang memiliki hak pilih. Dengan hasil tersebut, Rita Rahman dipercaya untuk memimpin roda organisasi PSTI Jawa Barat dalam empat tahun ke depan.

Ketua Caretaker Pengprov PSTI Jawa Barat, Kaimudin, berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Rita Rahman dapat membawa perubahan positif serta memperkuat organisasi sepak takraw Jawa Barat. Ia menilai kepemimpinan baru harus mampu menyatukan seluruh elemen untuk meningkatkan prestasi atlet.

“Kami berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa perubahan besar bagi sepak takraw Jawa Barat. Yang terpenting adalah bagaimana organisasi semakin solid dan prestasi atlet terus meningkat,” ujar Kaimudin.Sabtu 27 Juni 2026.

Menurut Kaimudin, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam olahraga sepak takraw dan dapat menjadi salah satu kekuatan utama di tingkat nasional. Ia berharap pembinaan yang lebih baik mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat memperkuat tim nasional Indonesia.

“Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi barometer sepak takraw nasional. Harapan kami akan lahir atlet-atlet baru dari Jawa Barat yang mampu membawa nama daerah dan memperkuat tim Merah Putih,” pungkas Kaimudin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....