Jaenal Aripin Raih Runner-up Dunia di Tunisia, Jadi Kado HUT ke-19 Bandung Barat
- 18 Jun 2026 12:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas asal Kabupaten Bandung Barat. Jaenal Aripin sukses meraih posisi kedua pada nomor lari 100 meter putra kelas T54 dalam ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia, beberapa waktu lalu.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 daerah tersebut. Keberhasilan Jaenal menembus podium dunia sekaligus menegaskan kualitas atlet paralimpik Indonesia di level internasional.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat, Kasep Ayatulloh Muhammad Aliyasir, menyampaikan apresiasi atas pencapaian atlet binaannya yang berhasil bersaing dengan para pelari terbaik dunia.
“Alhamdulillah, Jaenal Aripin berhasil meraih podium juara kedua dunia pada nomor 100 meter putra kelas T54. Ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia, Jawa Barat, dan khususnya Kabupaten Bandung Barat,” ujar Kasep, dalam keterangannya, Rabu 17 Juni 2026.
Pada perlombaan tersebut, Jaenal harus mengakui keunggulan atlet Portugal, Mamudo Balde, yang tampil sebagai juara setelah finis di posisi pertama.
Menurut Kasep, hasil yang diraih Jaenal memiliki nilai strategis karena Grand Prix Para Athletics Tunisia 2026 merupakan salah satu ajang penting dalam pengumpulan poin menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet Indonesia menghadapi Asian Para Games 2026 di Jepang.
“Prestasi ini menjadi modal berharga untuk persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 dan Peparda VII Jawa Barat, di mana Jaenal akan memperkuat kontingen Kabupaten Bandung Barat,” katanya.
NPCI Kabupaten Bandung Barat berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk terus meningkatkan dukungan terhadap pembinaan olahraga disabilitas.
Ia menilai kepastian anggaran hibah bagi NPCI sangat penting mengingat persiapan menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang akan digelar pada November mendatang semakin mendesak.
“Kami berharap ada kepastian terkait anggaran hibah NPCI tahun 2026 agar persiapan menuju Peparda VII Jawa Barat bisa lebih maksimal dan menghasilkan prestasi terbaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para atlet NPCI Kabupaten Bandung Barat telah menjalani program pemusatan latihan kabupaten sejak Januari 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi nasional maupun internasional.
Meski telah meraih hasil positif di nomor 100 meter, perjuangan Jaenal di Tunisia belum berakhir. Atlet andalan Bandung Barat itu masih dijadwalkan tampil pada nomor 200 meter dan 400 meter dalam kejuaraan yang sama.
Sebelumnya, Tim Nasional Atletik Paralimpik Indonesia mendapat sambutan langsung dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis saat tiba di Tunisia untuk mengikuti Tunis 2026 World Para Athletics Grand Prix. Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, bersama jajaran KBRI menyambut kedatangan para atlet di Bandara Internasional Carthage, Tunis, sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan mereka membawa nama Indonesia di pentas dunia.
Keberhasilan Jaenal Aripin meraih podium dunia diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda disabilitas lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....