Validasi Kuota Atlet Jadi Fokus Persiapan Teknis Porprov Jabar 2026
- 03 Jun 2026 03:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persiapan teknis menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 terus dimatangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama saat ini adalah validasi kuota atlet yang akan tampil pada setiap nomor pertandingan dan cabang olahraga.
Hal tersebut disampaikan oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Barat sekaligus Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov 2026 Bidang Pertandingan,prof.Yunyun Yudiana . Menurutnya, koordinasi bersama para Technical Delegate (TD) menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh data peserta yang akan bertanding tersusun secara akurat dan terverifikasi.
“Pertemuan dengan Technical Delegate saat ini fokus pada masalah validasi kuota atlet yang akan mengikuti Porprov nanti. Kuota atlet per nomor dan per cabang olahraga sedang kami finalisasi bersama TD agar mereka memiliki gambaran yang jelas mengenai pelaksanaan pertandingan,” ujar Yunyun.Selasa 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan, proses validasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah peserta, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap penyusunan jadwal pertandingan, kebutuhan perangkat pertandingan, serta kesiapan sarana dan prasarana di setiap venue. Karena itu, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan Porprov yang efektif dan efisien.
Menurut Yunyun, jumlah atlet yang akan bertanding pada setiap nomor pertandingan akan menentukan durasi kompetisi yang harus disiapkan panitia. Semakin besar jumlah peserta, semakin kompleks pula kebutuhan teknis yang harus dipenuhi, mulai dari pengaturan jadwal hingga pengelolaan arena pertandingan.
“Data kuota atlet akan berdampak terhadap lamanya waktu pertandingan, efisiensi pelaksanaan, kebutuhan operasional, dan tentunya kondisi serta kapasitas venue yang akan digunakan. Oleh karena itu, semua harus dipastikan sejak awal,” katanya.
Panwasrah berharap seluruh Technical Delegate dapat memahami kondisi riil di lapangan sebelum melakukan koordinasi lebih lanjut dengan daerah tuan rumah. Dengan pemahaman yang sama, proses pengambilan keputusan dan penyelesaian persoalan teknis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kami berharap ketika Technical Delegate bertemu dengan tuan rumah, mereka sudah memahami kondisi yang ada. Dengan begitu, pertemuan tidak memerlukan waktu yang terlalu lama dan mereka bisa langsung melakukan langkah-langkah teknis di lapangan,” jelas Yunyun.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran Technical Delegate sangat strategis dalam memastikan seluruh regulasi pertandingan dapat diterapkan secara konsisten. Oleh sebab itu, seluruh informasi yang berkaitan dengan peserta, nomor pertandingan, dan kebutuhan venue harus diketahui secara menyeluruh oleh setiap TD.
Untuk mendukung hal tersebut, Panwasrah telah menyiapkan sistem data terintegrasi yang menjadi pusat informasi seluruh kebutuhan pertandingan Porprov 2026. Sistem tersebut dirancang untuk mempermudah koordinasi antara panitia, Technical Delegate, cabang olahraga, serta daerah tuan rumah.
“Hari ini kami memastikan bahwa seluruh data yang masuk ke dalam sistem Panwasrah benar-benar diketahui dan dipahami oleh Technical Delegate. Tujuannya agar proses kerja mereka ke depan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efektif,” ungkapnya.
Yunyun optimistis bahwa melalui validasi data yang akurat dan koordinasi yang intensif dengan seluruh Technical Delegate, pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat berjalan lebih tertata dan profesional. Ia berharap seluruh tahapan persiapan yang sedang berlangsung saat ini mampu menghasilkan penyelenggaraan pertandingan yang berkualitas, efisien, serta mampu mendukung lahirnya prestasi terbaik dari para atlet Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....