Sinergi Daerah dan KONI Wujudkan Porprov Jabar Berkualitas Istimewa
- 02 Jun 2026 19:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat terus mematangkan berbagai langkah strategis guna memastikan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut berjalan sukses. Sejumlah rencana telah disiapkan, namun pelaksanaannya tetap memerlukan dukungan dan persetujuan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta para pemangku kepentingan terkait.
Sekretaris Umum KONI Jawa Barat, Gianto Hartono, menjelaskan bahwa salah satu agenda yang sedang dipertimbangkan adalah memperluas forum komunikasi dengan mengundang seluruh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten/kota se-Jawa Barat. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan dan tantangan menuju Porprov dapat dibahas secara bersama-sama.
“Bukan hanya berinisiatif, tetapi juga mengundang para Kadispora se-Jawa Barat. Dengan demikian, berbagai persoalan dapat menjadi pembahasan bersama sehingga muncul solusi yang terbaik, terutama yang berkaitan dengan dukungan anggaran dan kebijakan daerah,” ujar Gianto,di Gedung Koni Jabar,Jalan Pajajaran,Kota Bandung, Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, keterlibatan Dispora menjadi faktor penting karena berbagai kebutuhan penyelenggaraan olahraga, termasuk pembinaan atlet dan kesiapan daerah, tidak dapat dilepaskan dari dukungan anggaran pemerintah. Karena itu, KONI berharap berbagai rencana yang telah disusun dapat memperoleh dukungan penuh dari pemerintah daerah demi keberhasilan pelaksanaan Porprov mendatang.
“Kami berharap Kadispora dapat mendengarkan dan menyetujui berbagai langkah positif yang akan dilakukan. Pada prinsipnya, kami hanya mendukung secara teknis berbagai keputusan yang telah diarahkan pemerintah daerah agar pelaksanaan multi event olahraga ke depan berjalan sukses,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gianto juga menyoroti pentingnya komitmen Indonesia terhadap pembangunan olahraga prestasi. Menurutnya, olahraga bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk mengangkat nama daerah dan negara melalui prestasi atlet yang lahir dari proses pembinaan berjenjang dan seleksi yang ketat.
“Pertanyaan mendasarnya adalah apakah kita masih meyakini bahwa olahraga prestasi mampu melahirkan sumber daya manusia yang hebat dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Jika kita masih meyakini hal itu, maka pembinaan olahraga harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pemerintah daerah akan terus dilakukan guna mencari solusi terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan atlet menuju tahun 2027 dan 2028. Meski bentuk solusi yang akan diterapkan belum diputuskan, upaya menjaga keberlangsungan prestasi atlet menjadi perhatian utama KONI Jawa Barat.
“Jangan sampai atlet-atlet potensial yang telah berprestasi justru tidak mendapatkan perhatian atau tidak dipertahankan. Hal-hal seperti ini perlu dibicarakan bersama dan disepakati dengan pemerintah daerah agar pembinaan atlet tetap berjalan secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, KONI Jawa Barat juga terus berupaya mencari sumber dukungan alternatif melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Langkah ini dilakukan agar program pembinaan dan persiapan Porprov tetap dapat berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.
“Kami memahami situasi efisiensi saat ini. Karena itu, Ketua Panwasrah bersama jajaran KONI sedang berupaya mencari pihak-pihak yang dapat memberikan dukungan. Bahkan sudah ada cabang olahraga yang mulai membuka komunikasi terkait kemungkinan kerja sama sponsorship sebagai bagian dari solusi ke depan,” jelas Gianto.
Gianto menegaskan bahwa keberhasilan Porprov Jawa Barat bukan hanya tanggung jawab KONI semata, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, Dispora, KONI, cabang olahraga, dan seluruh masyarakat Jawa Barat. Ia berharap semua pihak memiliki visi yang sama untuk menjadikan Porprov 2026 sebagai ajang yang berkualitas dan mampu melahirkan prestasi-prestasi istimewa.
“Kalau kita sepakat bahwa Porprov adalah tanggung jawab bersama, maka mari kita dorong bersama-sama agar Porprov Jawa Barat benar-benar menjadi ajang yang berkualitas. Bukan hanya sekadar terselenggara, tetapi mampu melahirkan prestasi istimewa, memecahkan rekor, dan menjadi kebanggaan Jawa Barat. Kesuksesan Porprov adalah kesuksesan kita bersama,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....