Dukungan Anggaran Peparda, Kabupaten Sukabumi Diperjuangkan Demi Prestasi Atlet

  • 25 Mei 2026 12:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persiapan menghadapi ajang Peparda terus dimatangkan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sukabumi. Salah satu fokus utama yang kini menjadi perhatian adalah kebutuhan tambahan anggaran demi menunjang pembinaan dan kesiapan atlet disabilitas yang akan berlaga pada multievent olahraga tersebut.

Pembina NPCI Kabupaten Sukabumi, Hj.Leni Liawati .S.Si, mengatakan dirinya telah mendampingi NPCI selama tiga periode kepengurusan. Ia menuturkan, perkembangan organisasi olahraga disabilitas di Kabupaten Sukabumi mengalami peningkatan signifikan dibanding beberapa tahun lalu, terutama dalam hal dukungan anggaran pemerintah daerah.

“Alhamdulillah saya sudah menjadi pembina NPCI sejak periode sebelumnya dan sekarang berlanjut lagi. Dulu NPCI belum mendapatkan hibah dan masih bergabung dengan kegiatan dinas, tetapi sekarang sudah beberapa tahun memperoleh hibah,” ujar Leni yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi.Senin 25 Mei 2026.

Meski demikian, Leni mengakui persiapan menghadapi Peparda tahun ini masih terkendala keterbatasan anggaran. Menurutnya, NPCI Kabupaten Sukabumi membutuhkan tambahan dana sebesar Rp100 juta untuk menutupi kekurangan kebutuhan pembinaan dan persiapan atlet.

“Kekurangannya sekarang Rp100 juta. Sebelumnya sudah ada anggaran Rp100 juta, jadi total kebutuhan sekitar Rp200 juta. Insya Allah tambahan anggaran itu akan kami perjuangkan,” katanya.

Ia menjelaskan, usulan tambahan anggaran tersebut telah disampaikan dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah. Bahkan proposal pengajuan tambahan dana telah dikirimkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dapat diakomodasi pada perubahan anggaran mendatang.

“Kami sudah komunikasikan saat rapat Banggar bersama Pak Sekda dan Ketua DPRD. Proposalnya juga sudah dikirimkan. Mudah-mudahan di perubahan anggaran nanti bisa diakomodir,” ungkapnya.

Dalam menghadapi Peparda, NPCI Kabupaten Sukabumi akan menurunkan atlet dari enam cabang olahraga. Cabang tersebut meliputi atletik, renang, sepeda, tenis meja, badminton, taekwondo, dan boccia yang selama ini menjadi andalan daerah dalam kompetisi olahraga disabilitas.

Menurut Leni, jumlah keseluruhan atlet yang dipersiapkan mencapai 45 orang. Namun, tidak seluruh atlet dipastikan tampil karena harus menyesuaikan hasil klasifikasi yang menjadi penentu kelayakan bertanding di ajang Peparda.

“Kalau jumlah keseluruhan atlet ada sekitar 45 orang. Tetapi nanti disesuaikan dengan klasifikasi. Yang menentukan lolos atau tidak itu hasil klasifikasi,” jelasnya.

Ia berharap keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat atlet disabilitas dalam berlatih dan berprestasi. Lenilyawati menegaskan pihaknya akan terus hadir mendukung para atlet mulai dari proses seleksi hingga keberangkatan menuju arena pertandingan.

“Saya sangat berharap di Peparda ini bisa meraih prestasi terbaik. Yang paling utama adalah bagaimana kita mendukung anak-anak kita yang luar biasa dan istimewa ini,” katanya.

Selain persoalan anggaran, Leni menilai regulasi juga menjadi tantangan dalam pengembangan olahraga disabilitas di daerah. Karena itu, pihaknya mendorong lahirnya peraturan daerah tentang keolahragaan yang secara khusus mengatur dukungan terhadap atlet disabilitas.

“Kami mencoba memperjuangkan regulasi terlebih dahulu melalui perda keolahragaan. Di dalam salah satu pasalnya dimasukkan tentang disabilitas, sehingga anggaran untuk mereka bisa lebih mudah diperjuangkan,” ujarnya.

Leni menambahkan, kondisi keuangan daerah yang terdampak pengurangan transfer dari pemerintah pusat turut memengaruhi alokasi anggaran berbagai sektor, termasuk olahraga. Meski demikian, ia optimistis tambahan dana untuk persiapan Peparda masih dapat direalisasikan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.

“Sekarang kondisi TKD dari pusat berkurang cukup besar sehingga berdampak pada banyak kegiatan. Tetapi kami ingin mencoba mengembalikan dukungan anggaran itu agar persiapan Peparda tetap maksimal,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....