KONI Subang Jangan Tahan Dana Pembinaan Atlet
- 19 Mei 2026 14:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Keterlambatan pencairan dana pembinaan atlet kembali menjadi sorotan di lingkungan olahraga Kabupaten Subang. Sejumlah atlet yang telah lolos Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat mulai mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dan KONI Subang terhadap janji pembinaan yang sebelumnya disampaikan kepada para cabang olahraga.
Kondisi tersebut dirasakan oleh atlet Jiujitsu Kabupaten Subang yang mengaku hingga kini belum menerima dana pembinaan selama kurang lebih lima bulan terakhir. Padahal, para atlet telah menjalani latihan intensif dan mempersiapkan diri menghadapi ajang Porprov Jawa Barat demi membawa nama baik daerah.
Para atlet menilai keterlambatan anggaran dapat memengaruhi semangat latihan dan kesiapan bertanding. Mereka berharap persoalan tersebut segera mendapatkan perhatian serius dari pengurus KONI Subang yang baru agar tidak mengganggu proses pembinaan atlet menuju kompetisi tingkat provinsi.
Atlet Jiujitsu Kabupaten Subang, David yusuf
Reynaldi nuriza ,mengungkapkan bahwa kebutuhan latihan, pemenuhan gizi, hingga perlengkapan tanding membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Menurutnya, dana pembinaan merupakan hak atlet yang seharusnya diterima tepat waktu sesuai dengan komitmen yang telah disepakati sebelumnya.
“Selama ini kami tetap berlatih dan berusaha maksimal demi Subang. Tapi kami juga berharap hak atlet bisa segera diberikan karena dana pembinaan sangat membantu kebutuhan latihan,” ujar David.Selasa 19 Mei 2026.
Keluhan serupa juga dibenarkan Ketua Pengcab Jiujitsu Kabupaten Subang, Gilang Adipratama. Ia mengatakan bahwa pihaknya terus menerima pertanyaan dari para atlet terkait kepastian pencairan dana pembinaan yang hingga kini belum juga terealisasi.
Menurut Gilang, para atlet telah menunjukkan prestasi dengan berhasil lolos BK Porprov Jawa Barat. Karena itu, ia meminta pengurus KONI Subang yang baru segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut demi menjaga motivasi atlet.
“Ketua KONI yang baru harus segera mengeluarkan anggaran dana pembinaan atlet. Jangan lagi ditahan-tahan karena sekarang kepengurusan sudah definitif,” kata Gilang Adipratama.
Ia menegaskan bahwa keterlambatan dana pembinaan berpotensi menghambat persiapan atlet menuju Porprov Jawa Barat 2026. Padahal, para atlet tengah fokus menjalani program latihan untuk meningkatkan performa dan meraih prestasi bagi Kabupaten Subang.
Gilang berharap pemerintah daerah dan KONI Subang dapat lebih memperhatikan kesejahteraan atlet sebagai ujung tombak prestasi olahraga daerah. Ia menilai dukungan anggaran yang tepat waktu menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan atlet berprestasi dan menjaga nama baik Kabupaten Subang di tingkat Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....