Atlet Subang Berharap Dana Pembinaan Segera Cair usai Pemilihan Ketua KONI

  • 17 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Harapan baru mulai dirasakan para atlet Kabupaten Subang setelah terpilihnya Ketua KONI Kabupaten Subang yang baru. Para atlet berharap kepengurusan baru tersebut mampu segera menyelesaikan persoalan keterlambatan pencairan dana pembinaan yang hingga kini belum diterima selama lima bulan terakhir.

Atlet Muaythai Kabupaten Subang peraih medali emas Porprov Jabar, Topan Novian, mengatakan para atlet kini sangat menggantungkan harapan kepada pengurus KONI yang baru. Menurutnya, persoalan anggaran yang berlarut-larut telah menjadi beban tersendiri bagi para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprov Jawa Barat 2026.

Topan mengungkapkan, keterlambatan pembayaran dana pembinaan membuat para atlet harus berjuang secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan latihan sehari-hari. Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan, terlebih sebagian atlet menggantungkan kebutuhan hidup dan latihan dari dana pembinaan tersebut.

“Sudah lima bulan dana pembinaan belum dibayarkan. Kami sebagai atlet tentu sangat membutuhkan uang tersebut untuk menunjang kebutuhan latihan dan persiapan menghadapi Porprov,” ujar Topan kepada awak media di Subang, Minggu 17 Mei 2026.

Ia mengaku bersyukur setelah proses pemilihan Ketua KONI Kabupaten Subang akhirnya selesai dilaksanakan. Menurutnya, kehadiran kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk memperbaiki komunikasi antara KONI dengan pemerintah daerah demi kepentingan para atlet.

“Alhamdulillah, sekarang sudah terpilih Ketua KONI yang baru, dan ini menjadi harapan baru bagi seluruh atlet dari puluhan cabang olahraga yang lolos BK dan sedang mempersiapkan diri menuju Porprov Jabar 2026,” katanya.

Topan menjelaskan, selama lima bulan terakhir para atlet harus menanggung sendiri biaya latihan yang semestinya dibiayai melalui dana pembinaan pemerintah daerah. Tidak sedikit atlet yang akhirnya harus mencari tambahan biaya pribadi agar tetap dapat menjalani program latihan secara maksimal.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi atlet, tetapi juga memengaruhi mental dan motivasi mereka. Padahal, para atlet saat ini sedang berada dalam masa penting persiapan menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Barat.

Selain dana pembinaan rutin, para atlet juga hingga kini belum menerima uang saku dan dana insentif khusus (Insus) bagi atlet peraih medali. Di cabang olahraga Muaythai saja, terdapat tujuh atlet peraih medali yang masih menunggu pencairan hak mereka dari pemerintah daerah.

“Kami para atlet peraih medali sudah lima bulan belum mendapatkan hak berupa dana insus. Padahal itu menjadi spirit bagi kami untuk terus berlatih, mempertahankan prestasi, bahkan meningkatkannya demi nama baik Kabupaten Subang di Jawa Barat,” tandas Topan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....