Atlet Bola Tangan Subang Keluhkan Dana Pembinaan jelang Porprov Jabar 2026

  • 18 Mei 2026 13:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan atlet bola tangan Kabupaten Subang setelah sukses meraih medali emas pada ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet yang selama ini menjalani latihan intensif demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Namun di balik keberhasilan tersebut, para atlet justru mengaku kecewa terhadap perhatian yang diberikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang. Hingga saat ini, dana pembinaan yang menjadi hak atlet disebut belum juga dicairkan selama enam bulan terakhir.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di kalangan atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Mereka menilai keterlambatan pencairan dana pembinaan sangat berdampak terhadap kebutuhan latihan dan kesiapan bertanding.

Atlet Bola Tangan Kabupaten Subang,Bagas, mengungkapkan, para atlet saat ini hanya berharap kepengurusan KONI Subang yang baru dapat segera menyelesaikan persoalan keterlambatan anggaran tersebut. Menurutnya, perhatian nyata sangat dibutuhkan atlet demi menjaga motivasi dan fokus latihan.

“kami berharap dengan ketua KONI Subang yang baru, dana pembinaan bisa segera dicairkan. Mau latihan bagaimana menjelang Porprov kalau uang pembinaan saja belum cair,” ujar Bagas.Senin 18 Mei 2026.

Ia mengatakan, dana pembinaan bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan kebutuhan penting bagi atlet untuk menunjang latihan, transportasi, hingga kebutuhan gizi selama menjalani persiapan menuju kompetisi besar tingkat Jawa Barat.

Menurutnya, para atlet selama ini tetap berusaha bertahan dan menjaga semangat meski menghadapi berbagai keterbatasan. Bahkan, keberhasilan meraih medali emas pada babak kualifikasi menjadi bukti bahwa atlet Subang tetap mampu berprestasi di tengah minimnya dukungan anggaran.

“Kami atlet sangat membutuhkan uang pembinaan tersebut. Jangan sampai semangat atlet menurun hanya karena persoalan anggaran yang belum jelas,” katanya.

Keluhan serupa juga diarahkan kepada pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan nasib atlet yang akan membawa nama Kabupaten Subang pada Porprov 2026. Para atlet berharap perhatian pemerintah tidak hanya hadir ketika prestasi berhasil diraih, tetapi juga dalam proses pembinaan menuju kejuaraan.

Mereka menilai, dukungan anggaran yang tepat waktu merupakan bagian penting dalam menciptakan iklim olahraga yang sehat dan kompetitif. Tanpa dukungan tersebut, para atlet khawatir persiapan menghadapi Porprov menjadi tidak maksimal.

“Saya harap pemerintah daerah benar-benar memperhatikan para atlet yang akan membela daerah di Porprov 2026 ini. Kami butuh bukti, bukan hanya janji-janji,” tegasnya.

Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat Porprov Jawa Barat 2026 tinggal menghitung waktu. Para atlet berharap persoalan keterlambatan dana pembinaan dapat segera diselesaikan agar mereka bisa kembali fokus menjalani latihan dan mempertahankan prestasi untuk Kabupaten Subang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....