Kota Bandung Siap Sukseskan Porprov dan Peparda meski Anggaran Efisien
- 13 Mei 2026 16:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kota Bandung terus mematangkan persiapan untuk menyambut dua agenda olahraga terbesar tingkat Jawa Barat, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda). Sebagai tuan rumah pendukung Porprov sekaligus tuan rumah utama Peparda, Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penyelenggaraan yang optimal meskipun berada di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, mengatakan seluruh tahapan persiapan terus berjalan sesuai rencana. Mulai dari pembenahan sarana prasarana hingga pembentukan kepanitiaan disebut telah memasuki tahap yang terarah dan terukur. “Kota Bandung sangat siap. Untuk Porprov, ada enam cabang olahraga yang akan digelar di sini dan seluruh persiapannya sudah berjalan,” ujar Sigit, Rabu 13 Mei 2026.
Pada gelaran Porprov Jawa Barat XV, Kota Bandung akan menjadi lokasi pertandingan untuk enam cabang olahraga. Cabang tersebut meliputi tenis, soft tennis, bisbol, sofbol, woodball, serta ALTI atau Asosiasi Lari Trail Indonesia. Pemerintah kota memastikan seluruh kebutuhan teknis dan fasilitas pendukung untuk cabang-cabang tersebut terus dipersiapkan secara intensif.
Tantangan yang lebih besar justru hadir pada penyelenggaraan Peparda, di mana Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah utama dengan total 17 cabang olahraga yang dipertandingkan. Menurut Sigit, fokus pemerintah tidak hanya pada kesiapan arena pertandingan, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang inklusif bagi seluruh atlet disabilitas yang akan datang dari berbagai daerah.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan tersebut, Pemerintah Kota Bandung menggandeng sektor swasta untuk mendukung kebutuhan akomodasi kontingen peserta. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberikan rekomendasi hotel dan penginapan yang bersedia memberikan potongan harga khusus bagi atlet dan ofisial Peparda.
“Kami memberikan rekomendasi akomodasi kepada kontingen yang datang ke Bandung supaya ada keringanan biaya atau diskon bagi atlet dan ofisial. Transportasi juga kami persiapkan agar pelayanan tetap maksimal,” jelas Sigit.
Meski optimistis, Sigit mengakui kebijakan efisiensi anggaran secara nasional turut berdampak pada kesiapan daerah. Hingga saat ini, progres anggaran dan pekerjaan fisik disebut masih berada di bawah 50 persen. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi target Kota Bandung untuk meraih sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi.
Menurutnya, keterbatasan anggaran justru menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengedepankan kreativitas dan kolaborasi. Berbagai kerja sama dilakukan dengan mitra swasta, mulai dari penyedia akomodasi hingga transportasi, guna memastikan seluruh kebutuhan event dapat terpenuhi secara efektif. “Efisiensi anggaran memang sangat berpengaruh, tapi di sinilah kreativitas kami diuji,” tegasnya.
Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah mempercepat renovasi sejumlah venue olahraga. Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas perbaikan antara lain lapangan tenis di kawasan Caringin dan Taman Maluku, serta venue lain di kawasan Lodaya dan Stadion Sidolig yang akan dikolaborasikan dengan fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Meski jadwal pelaksanaan Porprov dan Peparda hanya terpaut beberapa hari, Sigit memastikan hal itu tidak akan mengganggu jalannya operasional. Dengan kepanitiaan yang terpisah dan pembagian tanggung jawab yang jelas, Pemerintah Kota Bandung optimistis mampu menyelenggarakan kedua ajang tersebut secara aman, lancar, dan membanggakan. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Semua sudah dipersiapkan demi menjaga harga diri Kota Bandung di kancah olahraga Jawa Barat,”tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....