Keterbatasan Fasilitas, Hoki Bandung Tetap Optimistis Rebut Emas Porprov

  • 13 Mei 2026 14:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung -Sekretaris Umum Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Bandung, Dian Indriansah yang akrab di panggil Ojes mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang terus diberikan Pemerintah Kota Bandung melalui KONI Kota Bandung terhadap perkembangan cabang olahraga hoki. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga program pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Ojes mengatakan perhatian dari KONI Kota Bandung masih dirasakan hingga saat ini, terutama melalui Bantuan Operasional Pembinaan (BOP) dan fasilitas latihan bagi atlet hoki. Menurutnya, bantuan tersebut cukup membantu keberlangsungan program latihan tim.

“Alhamdulillah untuk cabang olahraga kami tetap mendapat dukungan dari KONI Kota Bandung,” ujar Ojes, Rabu 13 Mei 2026.

Meski demikian, Ojes berharap ada perhatian lebih terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih, terutama menjelang pelaksanaan Porprov 2026. Ia menilai kebutuhan operasional pribadi atlet selama menjalani pemusatan latihan masih menjadi persoalan yang dirasakan hampir seluruh anggota tim.

Salah satu harapan yang disampaikan yakni terkait bantuan transportasi bulanan bagi atlet dan pelatih. Menurut Ojes, dukungan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang motivasi dan konsistensi latihan atlet yang setiap hari menjalani program persiapan intensif

. “Transportasi bulanan bagi atlet dan pelatih menjadi kebutuhan yang cukup penting menjelang Porprov,” katanya.

Ojes menambahkan, keluhan mengenai belum adanya bantuan transportasi rutin kerap muncul dari para atlet maupun pelatih. Kondisi tersebut dinilai cukup berpengaruh terhadap semangat atlet, terutama bagi mereka yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengikuti latihan setiap harinya.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, FHI Kota Bandung tetap menatap Porprov 2026 dengan optimisme tinggi. Tim hoki Kota Bandung disebut tetap berkomitmen memberikan hasil terbaik dan menargetkan mampu meraih dua medali emas pada ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut.

Selain persoalan kesejahteraan atlet, FHI Kota Bandung juga masih menghadapi kendala fasilitas latihan, khususnya untuk nomor hoki outdoor. Kota Bandung sebenarnya memiliki lapangan hoki di kawasan Cikutra, namun kondisi fasilitas tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan untuk latihan maupun pertandingan.

Menurut Ojes, kerusakan pada karpet lapangan menjadi masalah utama yang hingga kini belum terselesaikan. Bahkan, sebagian area lapangan sudah tidak dapat digunakan karena kondisinya membahayakan atlet saat berlatih.

“Lapangan Cikutra memang ada, tetapi kondisinya sudah tidak layak dipakai,” ungkapnya. Persoalan semakin kompleks karena pertandingan hoki outdoor pada Porprov 2026 direncanakan menggunakan lapangan rumput.

Sementara itu, para atlet Kota Bandung selama ini terbiasa menjalani latihan di lapangan sintetis berkarpet. “Kami kesulitan karena tidak punya lapangan rumput untuk latihan,” tutur Ojes.

Akibat kerusakan lapangan tersebut, sesi latihan tim hoki Kota Bandung juga tidak bisa dilakukan secara maksimal. Para atlet hanya dapat menggunakan setengah lapangan untuk berlatih, sementara sebagian lainnya tidak memungkinkan dipakai.

Meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan dukungan, Ojes menegaskan tim hoki Kota Bandung tetap optimistis mampu bersaing dan mempersembahkan prestasi terbaik di Porprov 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....