Optimistis Porprov 2026, Hoki Kota Bandung Bidik Dua Medali Emas
- 13 Mei 2026 13:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Tim Hockey Kota Bandung menunjukkan optimisme tinggi menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Target besar dipasang dengan membidik dua medali emas dari nomor hoki indoor.
Keyakinan tersebut disampaikan Sekretaris Umum Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kota Bandung, sekaligus pelatih tim nasional, Dian Indriansah yang akrab disapa Ojes, Rabu 13 Mei 2026. Menurut Ojes, proses persiapan tim hingga saat ini terus berjalan secara konsisten. Program latihan rutin masih dilakukan baik untuk nomor indoor maupun outdoor, meski beberapa aspek teknis masih terus dimatangkan menjelang pelaksanaan Porprov tahun depan.
“Sejauh ini latihan masih tetap berjalan dan ada beberapa bulan ke depan yang masih dimatangkan,” ujarnya. Untuk mengukur kesiapan tim Hockey indoor, Kota Bandung dijadwalkan mengikuti turnamen Wali Kota Cup di Depok pada Juni mendatang.
Kejuaraan tersebut dinilai penting karena akan diikuti hampir seluruh calon lawan di Porprov, termasuk sejumlah tim dari luar Jawa Barat. “Turnamen itu menjadi alat ukur kesiapan tim indoor kami menghadapi Porprov nanti,” kata Ojes.
Sementara untuk nomor Hockey outdoor, persiapan masih difokuskan pada latihan internal dan uji coba dengan klub-klub di Kota Bandung. Hingga kini belum ada agenda kejuaraan resmi yang dijadikan tolok ukur kemampuan tim.
Meski demikian, intensitas latihan tetap dijaga agar performa atlet terus meningkat menjelang pertandingan sesungguhnya. Ojes memastikan komposisi tim Hockey Kota Bandung kini sudah mencapai 100 persen.
Baik tim indoor maupun outdoor disebut telah terbentuk secara utuh dan siap diturunkan pada Porprov 2026. “Insyaallah tim sudah siap sepenuhnya untuk tampil di Porprov nanti,” ungkapnya.
Dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut, FHI Kota Bandung memasang target tinggi. Dua medali emas diproyeksikan dari nomor Hockey indoor, sementara satu medali tambahan diharapkan bisa diraih dari nomor outdoor.
“Kalau untuk indoor kami target emas penuh, sedangkan outdoor minimal masuk final dulu,” katanya.
| Baca juga: Komitmen Cetak Prestasi Atlet di Porprov |
Target tersebut bukan tanpa alasan. Pada edisi Porprov sebelumnya, tim Hockey outdoor Kota Bandung sempat menembus partai final meski akhirnya kalah lewat adu penalti. Pengalaman itu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk kembali bangkit dan memperbaiki pencapaian di edisi mendatang.
Persaingan di nomor outdoor diprediksi berlangsung ketat, terutama menghadapi Kabupaten Bandung yang memiliki fasilitas lapangan Hockey sendiri. Kondisi itu dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi calon lawan.
Meski begitu, Kota Bandung tetap percaya diri mampu memberikan perlawanan maksimal. “Kabupaten Bandung memang jadi salah satu pesaing terberat karena punya lapangan sendiri,” ujar Ojes.
Optimisme Kota Bandung juga diperkuat oleh kualitas pemain yang dimiliki saat ini. Ojes menjelaskan, sebagian besar atlet merupakan pemain yang telah dibina selama dua tahun terakhir dan memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Bahkan, beberapa di antaranya pernah meraih prestasi juara pada kejuaraan nasional. Tak hanya itu, sekitar 70 persen pemain dan pelatih tim Hockey indoor Kota Bandung juga tergabung dalam skuad Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional Junior.
Saat itu, Jawa Barat berhasil membawa pulang empat medali emas. “Kalau melihat komposisi pemain dan hasil kejuaraan yang diikuti, target emas itu sangat realistis,” jelasnya.
Di balik optimisme tersebut, FHI Kota Bandung masih menghadapi persoalan fasilitas latihan. Untuk hockey outdoor, Kota Bandung sebenarnya memiliki lapangan di kawasan Cikutra.
Namun kondisinya dinilai sudah tidak layak digunakan karena karpet lapangan banyak mengalami kerusakan. Selain itu, pertandingan Hockey outdoor di Porprov 2026 rencananya menggunakan lapangan rumput. Situasi tersebut menjadi kendala tersendiri bagi tim Kota Bandung karena selama ini para atlet terbiasa berlatih di lapangan berkarpet sintetis.
“Kami kesulitan karena tidak punya lapangan rumput untuk latihan,” tutur Ojes. Kondisi lapangan Cikutra yang rusak juga membuat sesi latihan tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Atlet hanya dapat menggunakan setengah lapangan karena sebagian area lainnya sudah tidak layak dipakai. Menurut Ojes, kondisi tersebut cukup menghambat peningkatan kualitas permainan tim, khususnya dalam membangun pola pertandingan sebenarnya.
Dari sisi pendanaan, Ojes mengaku bersyukur karena perhatian dari Pemerintah Kota Bandung melalui KONI Kota Bandung masih terus mengalir. Dukungan diberikan dalam bentuk Bantuan Operasional Pembinaan (BOP) serta fasilitas latihan bagi cabang olahraga Hockey.
“Alhamdulillah untuk cabang olahraga kami tetap mendapat dukungan dari KONI Kota Bandung,” katanya. Meski demikian, ia berharap ada perhatian lebih terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih, terutama terkait bantuan transportasi bulanan menjelang Porprov.
Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi salah satu keluhan utama yang dirasakan para atlet saat ini. Kendati dihadapkan pada berbagai keterbatasan fasilitas dan dukungan, Ojes menegaskan tim Hockey Kota Bandung tetap optimistis mampu mempersembahkan dua medali emas pada Porprov 2026. “Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap ingin memberikan hasil terbaik untuk Kota Bandung,” tandanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....