Bupati: Kunci Kesuksesan Kompak dan Solid Porprov XV
- 12 Mei 2026 17:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung Dadang Supriatna support 65 cabor (cabang olahraga) dan 1.062 atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) XV Jawa Barat. Itu digelar pada bulan November 2026 mendatang.
"Minimal setiap cabor meraih 1 medali emas atau rata-rata 2 medali emas. Menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026 ini sukses prestasi dan sukses administrasi," ungkap Bupati Bandung, KDS kepada awak media, Selasa 12 Mei 2026.
Untuk persiapan menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026 itu, KONI Kabupaten Bandung mengusulkan anggaran Rp16 miliar lebih. Hal ini disampaikan Bupati Dadang Supriatna didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Dicky Anugrah dan Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana.
Pesan itu disampaikan Bupati pada Agenda Koordinasi terkait Pembahasan Persiapan Penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026. Yaitu di Ruang Serbaguna Lt 3 Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Selasa 12 Mei 2026.
Harapan Bupati Bandung itu setelah sebelumnya, 65 cabor dibawah binaan KONI Kabupaten Bandung mentargetkan meraih 100 medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Sebelumnya, pada pelaksanaan BK (Badan Kualifikasi) Porprov XV Jawa Barat tahun 2026, para cabor itu sudah meraih 69 medali emas, 74 medali perak dan 102 medali perunggu.
"Ini tentunya memberikan angin segar untuk target 100 medali emas di Porprov XV Jawa Barat tahun 2026. Walaupun dalam kondisi keuangan seperti yang disampaikan tadi. Tapi para cabor dan atlet tetap semangat. Saya lebih mengedepankan, dari 65 cabor ini minimal satu medali emas setiap cabornya," katanya.
KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, memberikan semangat atau support kepada para atlet Kabupaten Bandung. Yaitu untuk berjibaku bagaimana bisa juara.
"Perlu kita perhatikan atlet ini. Atlet yang berprestasi dikasih reward penambahan operasional setiap bulan atau setiap tahunnya. Cabor tak bisa membuktikan 1 medali, evaluasi pemberian anggaran pembinaan pada setiap tahunnya. Jangan sampai seluruh cabor menerima uang pembinaan pada setiap tahunnya, tetapi tidak ada target-targetan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....