PON Bela Diri Sukses Ciptakan Persaingan Positif Nasional

  • 22 Okt 2025 15:40 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Pada pertandingan cabang olahraga Sambo, Shorinji Kempo, dan Pencak Silat dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus resmi berakhir pada Selasa (21/10/2025). Seluruh laga yang digelar di GOR Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berlangsung lancar, tertib, dan penuh sportivitas.

Ketiga cabang olahraga tersebut berhasil menarik perhatian publik dan menghadirkan atmosfer kompetisi yang positif antarprovinsi. Hampir seluruh kontingen dari berbagai daerah berhasil membawa pulang medali—menunjukkan bahwa pembinaan atlet bela diri di Indonesia semakin merata dan efektif.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyebut PON Bela Diri menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas pembinaan olahraga bela diri nasional.

“Ajang ini menjadi wadah evaluasi pembinaan prestasi menuju level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional. Dengan semakin banyaknya kompetisi seperti ini, bukan hal yang mustahil lebih banyak atlet Indonesia akan naik level ke ajang seperti Asian Games atau bahkan Olimpiade,” ujar Marciano dalam konferensi pers di Media Center PON Bela Diri Kudus 2025.

Marciano juga menyoroti peran media dalam memperkuat dampak positif penyelenggaraan ajang ini. Ia mengapresiasi hadirnya situs resmi www.ponbeladiri.com, yang dinilainya membantu publik memperoleh informasi secara cepat dan akurat.

“Dukungan media sangat luar biasa. Masyarakat bisa dengan mudah mengakses berita terbaru. PON Bela Diri Kudus 2025 sukses tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga dari segi penyelenggaraan dan publikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan ajang tersebut.

“Hari ini kita menuntaskan tahap kedua PON Bela Diri Kudus 2025. Saya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh panitia serta pihak yang telah bekerja keras. Dukungan dari aspek akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan diberikan secara maksimal,” ujar Suwarno.

Ia berharap ajang ini dapat menjadi tolok ukur baru dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga nasional di masa depan.

Setelah tahap kedua berakhir, PON Bela Diri Kudus 2025 akan berlanjut ke tahap ketiga pada Kamis (23/10/2025) dengan mempertandingkan tiga cabang olahraga terakhir: Wushu, Ju-Jitsu, dan Karate.

Marciano berharap perhatian media tetap terjaga hingga penutupan nanti. “Kudus sangat representatif sebagai tuan rumah. Saya melihat potensi besar daerah ini untuk menjadi rumah bagi cabang olahraga bela diri Indonesia di masa depan. Tahap ketiga nanti semoga menjadi bahan evaluasi dan pengalaman berharga bagi semua pihak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, KONI Pusat saat ini membina 18 cabang olahraga bela diri. PON Bela Diri Kudus 2025 merupakan edisi perdana yang menampilkan 10 cabang olahraga, yaitu Sambo, Gulat, Karate, Ju-Jitsu, Wushu, Tarung Derajat, Pencak Silat, Shorinji Kempo, Taekwondo, dan Judo.

Sementara delapan cabang olahraga lainnya dijadwalkan akan dipertandingkan pada PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....