Program DIA KITA: Langkah Nyata Inklusi Keuangan bagi Disabilitas di Jawa Barat

  • 08 Jul 2026 10:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Gerakan Disabilitas dan Lanjut Usia (DILANS) serta Pemerintah Kota Bandung melakukan kunjungan ke Kantor Cabang Utama (KCU) Bank BJB di Bandung, Senin (22/06). Kunjungan ini menegaskan komitmen lembaga keuangan dalam menghadirkan layanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, hadir bersama Presiden DILANS, Farhan Helmy, perwakilan komunitas disabilitas seperti Angel (Teman Tuli) dan Neng (Tuna Daksa dan Lansia), serta Analis Kebijakan Ahli Pertama Bagian Perekonomian SETDA Kota Bandung, Agung Muhamad Rizki. Kehadiran jajaran direksi dan pimpinan KCU BJB turut memperkuat makna kunjungan ini sebagai momentum kolaborasi lintas sektor.

Agenda utama kunjungan adalah meninjau kesiapan fasilitas dan layanan ramah disabilitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program DIA KITA (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta), yang bertujuan memastikan akses keuangan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Simulasi layanan dimulai dari akses masuk melalui ramp bagi pengguna kursi roda. Bank juga menyediakan kursi roda di pintu utama untuk nasabah yang membutuhkan. Peninjauan berlanjut ke area teller, customer service, hingga mesin antrian. Salah satu customer service melakukan simulasi layanan dengan bahasa isyarat kepada Teman Tuli, sementara peserta lain mencoba fasilitas kursi prioritas.

Tidak hanya itu, rombongan juga meninjau toilet yang telah didesain ramah disabilitas. Fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa inklusi tidak berhenti pada layanan transaksi, tetapi juga menyentuh aspek kenyamanan dan kemandirian nasabah.

Darwisman menegaskan pentingnya literasi dan inklusi keuangan yang berjalan beriringan dengan layanan ramah disabilitas. “Program DIA KITA bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga memastikan lembaga jasa keuangan menyediakan sarana, prasarana, dan sikap layanan yang adil serta berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Rabu 8 Juli 2026.

Presiden DILANS, Farhan Helmy, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan komunitas disabilitas dalam simulasi. “Kehadiran program DIA KITA membuktikan bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar penerima manfaat, tetapi bagian penting dari ekosistem keuangan. Dengan akses inklusif, kami lebih percaya diri untuk mandiri secara ekonomi,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan akses keluar menuju parkiran khusus disabilitas serta dukungan petugas keamanan dalam mobilitas peserta. Melalui kegiatan ini, OJK Jawa Barat menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem keuangan inklusif, sehingga penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga berdaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....