STIQ As-Syifa Resmi Jadi Institut, Terget Naik Universitas 2041
- 28 Agt 2026 16:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Subang mendapat wajah baru. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an STIQ As-Syifa, resmi bertransformasi menjadi Institut As-Syifa, terhitung sejak April 2026. Perubahan status ini sekaligus menjadi langkah awal menuju cita-cita besar, Universitas As-Syifa pada 2041.
Transformasi tersebut, diumumkan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, sebagai pengelola kampus. Dengan status baru, cakupan program studi dan riset di kampus seluas 10 hektare, di Subang ini diperluas.
Direktur eksekutif kampus As-Syifa Dr. Sofyan Puji Pranata
menyebut, Institut As-Syifa mengusung konsep pendidikan yang menempatkan Al-Qur’an, sebagai fondasi utama, tanpa meninggalkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Institut ini, berorientasi, melahirkan lulusan yang hanya kuat secara spiritual dan juga akademik, tetapi juga profesional dan adaptif.
“Orientasi kami melahirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara spiritual dan akademik, tapi juga profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk AI dan digital learning,” ujar Dr. Sofyan Puji Pranata kepada wartawan di Subang, Jumat 28 Agustus 2026.
Saat ini jumlah mahasiswa tercatat lebih dari 1.000 orang, dengan dukungan lebih dari 25 dosen, dan staf pengajar. Lebih dari 100 lulusan, telah dihasilkan sejak masa STIQ 2021.
Untuk jenjang Sarjana, Institut As-Syifa saat ini membuka 4 program studi:
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
- Manajemen Bisnis Syariah
- Pendidikan Bahasa Arab
- Manajemen Pendidikan Islam
"Jenjang Magister tersedia untuk prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Ke depan, kampus menargetkan pembukaan prodi baru di bidang ekonomi dan bisnis Islam, keguruan, bahasa dan budaya, teknologi dan sains, hingga kesehatan dan kedokteran," ungkapnya.
Biaya Terjangkau, Akses Diperluas. Sebagai perguruan tinggi swasta, Institut As-Syifa juga mengambil kebijakan menekan biaya pendidikan. SPP diturunkan dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 1,25 juta per semester. Biaya pembangunan juga ditiadakan.
"Kebijakan ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau di Subang," terang dia.
Roadmap Menuju Universitas 2041. Dengan status institut, As-Syifa menargetkan penguatan di 3 pilar yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai Qur’ani.
"Target jangka panjangnya jelas. Pada 2041 kampus ini ditargetkan naik status menjadi universitas dengan fakultas yang lebih beragam," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang Heri Sopandi menyambut baik, kehadiran Institut As-Syifa di Subang. Ia berharap, kampus ini dapat bersinergi dengan program Pemda, dalam mencetak SDM unggul.
“Kami berharap, kehadiran Institut As-Syifa dapat mencetak SDM unggul, yang berkarakter,” kata Heri Sopandi.
Ia menilai, kehadiran institut ini penting, sebagai alternatif bagi lulusan SMA, SMK, dan MA di wilayah Pantura. Menurutnya, lulusan harus siap menghadapi dunia kerja dan pengabdian.
“Yang terpenting lulusannya harus siap kerja, siap berwirausaha, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....