Pecahkan Masalah Polisi di Masyarakat, Polda Jabar Bentuk Pusat Studi Kepolisian

  • 10 Jun 2026 11:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Polda Jawa Barat dan Universitas Langlangbuana (Unla) Bandung meluncurkan Pusat Studi Kepolisian, Rabu 10 Juni 2026. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan, Pusat Studi Kepolisian tersebut merupakan upaya untuk memecahkan persoalan dan isu yang terkait dengan Kepolisian.

Dikatakan Kapolda Jabar, Pusat Studi Kepolisian tersebut nantinya akan mengkaji dan memecahkan persoalan atau isu yang terjadi di masyarakat. Ia mengakui, Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam melaksanakan tugasnya tanpa adanya masukan dari pihak lain.

"Begitu banyaknya persoalan masyarakat, dinamika sosial yang terjadi dan menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, seperti ketidakteraturan dalam berlalu lintas, fenomena ketidakadilan, kemiskinan dan sebagainya yang menimbulkan kompleks sosial, anarkisme dan lain-lainnya tentunya masih banyak lagi. Kami sangat merindukan sekali bantuan dari pihak lain, karena Polda Jabar merasa tidak bisa menjalankan tugasnya sendiri tanpa ada masukan dari berbagai pihak,"ucap Kapolda Jabar.

Rudi berharap, Pusat Studi Kepolisian dapat memecahkan persoalan yang terjadi secara ilmiah. Rekomendasi dan masukan tersebut, sangat diperlukan untuk menunjang tugas dan tanggung jawab Kepolisian dalam melayani serta menyikapi isu yang terjadi di masyarakat.

"Salah satunya yang saya andalkan ini adalah masukan secara ilmiah, ya, kajian-kajian ilmiah ini sangat kuat ya, tentunya rekomendasinya saya perlukan. Sehingga kami bekerja sama dan terlahirlah tempat (Pusat Studi Kepolisian) ruangan yang nanti akan dilakukan kajian-kajian persoalan-persoalan sosial, konflik sosial dan sebagainya melalui keilmuan,"jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Studi Kepolisian Universitas Langlangbuana Dr. Akhmad Juhan mengatakan, dalam membahas persoalan maupun isu terkait tugas Kepolisian di masyarakat maupun hukum, pihaknya akan membentuk forum diskusi. Hasil kajian nantinya disampaikan kepada Polda Jawa Barat, sebagai rekomendasi.

"Harapannya adalah bahwa ini menjadi salah satu wadah bagi para akademisi dan juga mitra kolaborasi antara institusi kepolisian dengan universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang penelitian, juga dalam bidang pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab tantangan-tantangan isu-isu kepolisian terkait kamtibmas. Mudah-mudahan harapan kami dengan adanya pusat studi ini bisa menjadi referensi khususnya bagi para akademisi, juga para praktisi untuk mengkaji lebih dalam mengenai kepolisian,"pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....