Pengembangan Sovereign AI Untuk Kedaulatan Data Indonesia
- 27 Nov 2025 18:32 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung; Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan Sovereign Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan berdaulat sebagai upaya menjaga kedaulatan data nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, usai menghadiri acara MediaConnect: Dari Cepat Jadi Cermat Menyikapi AI di Meja Redaksi di Cornerstone Auditorium, Paskal Hyper Square, Bandung, Kamis (27/11/2025).
Nezar Patria menyebut bahwa saat ini teknologi AI global masih didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar yang berbasis di Amerika Serikat dan Tiongkok. Kondisi ini, menurutnya, menjadi momentum bagi Indonesia untuk membangun AI yang sepenuhnya dikembangkan dengan kemampuan dan data dalam negeri.
“Pemerintah mendorong dan memberikan dukungan besar bagi seluruh inisiatif membangun Sovereign AI di Indonesia. Kita membutuhkan AI yang berdaulat, sehingga data kita tetap berada dalam pengelolaan nasional,” ujar Nezar.
Baca juga:Wamen Komdigi RI AI Dorong Efisiensi Newsroom
Ia menjelaskan bahwa tren Sovereign AI kini berkembang pesat secara global karena semakin banyak negara menyadari pentingnya kedaulatan data dan teknologi strategis. Indonesia, kata Nezar, tidak boleh tertinggal dalam perkembangan tersebut.
“Dengan sendirinya, bersama ekosistem digital yang ada, kita bergerak ke arah sana. Sejumlah perusahaan teknologi dalam negeri juga sudah mulai mengembangkan Sovereign AI,” katanya.
Dalam upaya mempercepat realisasi tersebut, pemerintah berperan sebagai regulator sekaligus akselerator. Nezar menegaskan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan kerangka hukum serta memberikan berbagai kemudahan agar pengembangan Sovereign AI bisa berjalan optimal di Indonesia.
“Pemerintah mencoba memberikan perlindungan lewat regulasi, sekaligus mempermudah proses agar Sovereign AI ini bisa dikembangkan di sini. Bahkan sekarang pun prosesnya sudah mulai berjalan. Kita tunggu saja hasilnya,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....