Buky Tegaskan Mandat Prabowo Hingga 2029, Minta Elite Politik Jaga Stabilitas
- 27 Agt 2026 20:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Ketua DPRD Jawa Barat yang juga kader Partai Gerindra, Buky Wibawa, menegaskan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto adalah penuh hingga 2029. Ia meminta seluruh elemen politik menahan diri dari wacana percepatan pergantian kepemimpinan nasional sebelum masa jabatan berakhir.
Pernyataan Buky disampaikan sebagai respon dari pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan terjadinya “percepatan sejarah” atau perubahan politik sebelum Pemilu 2029.
“Sebagai kader Gerindra dan Ketua DPRD Jawa Barat, saya menegaskan bahwa mandat rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto adalah mutlak untuk memimpin penuh hingga 2029,” kata Buky dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Kamis 27 Agustus 2026.
Menurutnya, wacana percepatan politik, meski disampaikan dalam forum internal, tidak memberi manfaat bagi kehidupan berbangsa apabila tidak didasarkan pada proses konstitusional yang jelas. “Membicarakan skenario percepatan politik sebelum waktunya adalah tindakan tidak produktif dan berpotensi memicu kegaduhan,” ujarnya.
Buky menilai kondisi nasional saat ini justru membutuhkan konsolidasi pemerintahan dan dukungan terhadap agenda kerja Presiden Prabowo. “Fokus seluruh elemen bangsa seharusnya mendukung penuh kerja nyata Presiden, bukan menggemakan spekulasi yang dapat mengaburkan stabilitas nasional,” katanya.
Ia menekankan kritik tetap bagian penting dari demokrasi, namun harus diarahkan pada perbaikan kebijakan, bukan membangun spekulasi politik. “Kita boleh berbeda pandangan dan memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Tetapi jangan sampai berkembang menjadi spekulasi percepatan kepemimpinan nasional yang menimbulkan keresahan,” tuturnya.
Buky juga mengajak elite politik menjaga suasana tetap kondusif dan menghormati mandat konstitusional hasil Pemilu 2024. “Mari kita jaga marwah kepemimpinan nasional dengan narasi optimistis dan mendinginkan suasana,” katanya.
Di tengah munculnya berbagai spekulasi tersebut, Buky menegaskan pentingnya mengembalikan seluruh dinamika politik pada koridor konstitusional sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan hingga berakhirnya mandat Presiden Prabowo pada 2029.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, Budi Arie terdengar menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan perubahan politik yang terjadi lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.
“Saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong pemilu 2029, pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?” kata Budi Arie dalam video tersebut.
Ia kemudian mengaitkan pandangannya dengan sejumlah dinamika sosial dan politik yang terjadi belakangan.
Menurut Budi Arie, kondisi tersebut menunjukkan adanya sejumlah “anomali” di masyarakat sehingga elite politik tidak semestinya hanya memikirkan skenario konvensional hingga 2029.
“Insting aktivis saya mengatakan ini ada sesuatu yang lebih cepat dari yang kita bayangkan. Karena itu saya coba mau membuka wacana saja ke teman-teman supaya berpikir jangan hanya sekadar berpikir 2029, harus ada pikiran lain, alternatif manakala terjadi percepatan sejarah,” ujar Budi Arie.
Pernyataan tersebut kemudian memunculkan berbagai tafsir politik, terutama karena disampaikan dalam forum yang dihadiri Jokowi. Meskipun Budi Arie sebagai Ketua Umum Projo sudah meminta maaf
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik menegaskan pernyataan Budi Arie merupakan bagian dari diskusi internal bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia menyebut forum tersebut berlangsung dalam rangka silaturahmi bulan Kemerdekaan, dengan relawan menyampaikan pandangan dan masukan kepada Jokowi untuk diteruskan kepada Presiden Prabowo.
Di tengah munculnya berbagai tafsir politik atas pernyataan Budi Arie, Buky kembali menegaskan pentingnya mengembalikan dinamika politik pada koridor konstitusional sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan hingga berakhirnya mandat Presiden Prabowo pada 2029.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....