Pansus PT Sangga Buana Dibentuk, Holding BUMD Jabar Dikaji
- 21 Agt 2026 09:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan pembentukan PT Sangga Buana yang dirancang sebagai perusahaan holding bBadan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat. DPRD Jabar saat ini mulai mendalami rancangan dan naskah akademik sebelum pembentukan holding tersebut ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Muhammad Romli, mengatakan pembahasan rencana pembentukan holding tersebut masih berada pada tahap awal. Ia menyebut dirinya dipercaya menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) setelah melalui proses pemilihan di DPRD Jabar.
"Ini bukan ditunjuk, tapi melalui pemilihan. Teman-teman mempercayakan kepada saya, karena dianggap dari Komisi III paling tidak. Jadi, kita jalankan," Ujar Muhammad Romli, Jumat 21 Agustus 2026.
Romli mengaku hingga saat ini belum menerima secara resmi naskah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait PT Sangga Buana. Namun, pihaknya telah mulai meminta naskah akademik (NA) sebagai bahan awal untuk pembahasan.
"Isi Ranperda nantinya akan dibahas menjadi Perda, itu belum dikaji secara seksama. Tapi yang jelas, kita sudah mulai meminta naskah akademiknya," ujarnya.
Ia menyebut saat ini terdapat 37 BUMD Jawa Barat setelah sebelumnya berjumlah 41 perusahaan. Dari jumlah tersebut, sekitar 26 BUMD dinilai masih berjalan dan berkembang, sedangkan 10 BUMD lainnya dinilai perlu mendapatkan restrukturisasi.
"Dari 37 BUMD, yang bisa berjalan itu 26, ditambah BJB. Nah, yang 10 itu memang harus direstrukturisasi benar-benar," katanya.
Meski demikian, Romli mengatakan pola pengelompokan atau rumpun BUMD dalam holding PT Sangga Buana masih perlu dikaji lebih mendalam. Termasuk bagaimana skema terhadap BUMD yang sehat dan BUMD yang membutuhkan restrukturisasi.
"Untuk pengelompokan Bumd sehat dan tidak sehat mau diapakan, kemudian yang 26 ini model Sangga Buana-nya seperti apa, itu masih kita kaji," tuturnya.
Ia berharap pembentukan PT Sangga Buana sebagai holding dapat meningkatkan kinerja BUMD sekaligus mengoptimalkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah. "Dengan adanya holding ini harus lebih baik lagi. Sekarang kita menggelontorkan triliunan rupiah ke BUMD, tetapi dividennya yang maksimal baru BJB. Yang lainnya masih di angka-angka," ucapnya.
Romli menegaskan, pembahasan PT Sangga Buana nantinya akan dilakukan secara lebih rinci, termasuk terkait model holding yang akan diterapkan terhadap BUMD di Jawa Barat. "Karena itu, nanti kita coba detailkan dalam pembahasan Sangga Buana ini sehingga lahir PT Sangga Buana sebagai holding dari sekitar 26 BUMD," pungkas Romli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....