Sambut Ramadan, RRI Kembali Gelar PTQ 2026

  • 11 Feb 2026 09:02 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Radio Republik Indonesia (RRI) kembali menyelenggarakan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI Tahun 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud komitmen RRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam mendukung pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

PTQ RRI 2026 membuka kategori lomba Tilawah Al-Qur’an untuk umum dengan sasaran peserta berusia 17 hingga 30 tahun. Pendaftaran telah dibuka mulai 9 hingga 16 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui kanal resmi yang disediakan panitia, yakni linktr.ee/PTQRRI2026.

Baca Juga: Pemkab Subang Libatkan TPK Dalam Menindaklanjuti Intruksi Presiden


Setelah proses pendaftaran, peserta diwajibkan melakukan perekaman tilawah di Studio Kantor RRI Bandung serta mengirimkan video tilawah pada 17 hingga 23 Februari 2026. Video tersebut kemudian akan dinilai oleh dewan juri secara daring pada 18 hingga 24 Februari 2026.

Peserta terbaik dari seluruh Indonesia akan melaju ke Grand Final Nasional yang digelar pada 27 Februari 2026 di Jakarta. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Malam Puncak Anugerah PTQ RRI 2026 pada 28 Februari 2026. Momentum tersebut menjadi ajang penghargaan bagi para juara sekaligus sarana syiar Al-Qur’an secara nasional melalui jaringan siaran RRI.

Ketua Panitia PTQ RRI Bandung, Deni Sujana, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus memperkuat karakter spiritual mereka.

“Melalui PTQ RRI, kami ingin menghadirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Deni, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan PTQ tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya proses perlombaan dan penjurian dilakukan secara langsung (offline) di masing-masing satuan kerja (satker) RRI, kali ini sistem penjurian dilakukan secara terpusat oleh RRI Pusat melalui video yang dikirimkan oleh satker penyelenggara.

“Penyelenggaraan penyisihan PTQ kali ini berbeda dari sebelumnya. Biasanya peserta dilombakan dan dinilai langsung di setiap satker RRI secara offline. Tahun ini, para peserta langsung dinilai oleh RRI Pusat melalui video yang dikirimkan oleh satker RRI penyelenggara. Selain itu, tahun ini hanya kategori tilawah yang dibuka untuk umum,” katanya.

Menurut Deni, sistem terpusat ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan sekaligus menjaga standar penilaian yang lebih terintegrasi secara nasional. Dengan mekanisme tersebut, kualitas peserta yang lolos ke tingkat nasional diharapkan benar-benar merupakan hasil seleksi terbaik dari seluruh daerah.


Baca Juga: Kodim 0605/Subang Beri Masukan, Agar Banjir Tak Terulang


Lebih dari sekadar ajang kompetisi, PTQ RRI juga menjadi bagian dari peran strategis RRI dalam membangun karakter bangsa melalui pendekatan keagamaan dan kebudayaan. Di tengah perkembangan era digital, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan, memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

RRI Bandung pun mengajak seluruh generasi muda, khususnya di Jawa Barat, untuk berpartisipasi aktif dan menjadi bagian dari gerakan membangun Generasi Qur’ani Indonesia. 

Momentum Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi ajang peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, religius, dan inspiratif.

Untuk informasi lebih lanjut terkait syarat dan ketentuan lomba, masyarakat dapat mengakses kanal digital serta media sosial resmi RRI Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....