Dinsos Kota Bandung Antisipasi Lonjakan PPKS Selama Ramadan

  • 10 Feb 2026 12:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Sosial (Dinsos) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya jumlah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama bulan Ramadan. Berdasarkan pemetaan sementara, terdapat sedikitnya 17 hingga 28 titik rawan kemunculan PPKS yang perlu diantisipasi secara serius.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengatakan bahwa Wali Kota Bandung bersama Sekretaris Daerah telah memberikan arahan agar seluruh jajaran terkait melakukan langkah antisipatif, terutama menjelang dan selama Ramadan.

“Bulan Ramadan ini memang menjadi momentum yang dirasa pas oleh para PPKS untuk mengais keuntungan, karena di momen ini masyarakat cenderung lebih banyak memberikan sumbangan. Namun kami menegaskan, pemberian bantuan tidak dilakukan di jalan. Justru momen ini akan kami manfaatkan untuk melakukan penjangkauan tahap kedua dan berikutnya,” ujar Yorisa, Selasa 10 Februari 2026.

Yorisa menjelaskan, PPKS yang paling banyak terjaring dalam kegiatan penjangkauan didominasi oleh gelandangan dan pengemis. Selain itu, ditemukan pula keluarga yang tinggal di gerobak serta kelompok tunawisma atau homeless.

“Kemarin terjaring sekitar tiga keluarga yang tinggal di rumah gerobak. Gerobak-gerobaknya sudah kami angkut. Selain itu, gelandangan dan homeless juga cukup banyak,” ungkapnya.

Baca juga : Dinsos, Lakukan Penjaringan PPKS Capai 77 Orang Februari

Untuk wilayah penjangkauan, Yorisa menyebut kawasan Asia Afrika dan Taman Maluku menjadi dua titik dengan jumlah PPKS terbanyak. Menariknya, sebagian besar PPKS yang terjaring merupakan wajah baru.

“Yang terjaring itu semuanya baru, tidak ada wajah lama. Terutama yang berasal dari Kota Bandung, sekitar 20 orang itu baru semua,” jelasnya.

Sementara itu, PPKS yang berasal dari luar Kota Bandung, khususnya yang menggunakan gerobak, jumlahnya cukup signifikan. Dinsos pun telah mengambil langkah tegas dengan mengembalikan mereka ke daerah asal sesuai prosedur.

“Kalau yang dari luar Kota Bandung, terutama yang menggunakan gerobak, kemarin cukup banyak dan sudah kita kembalikan ke daerah asal,” katanya.

Ke depan, Dinsos Kota Bandung memastikan akan kembali melakukan penjangkauan intensif menjelang Ramadan. Waktu pelaksanaan dipilih secara strategis agar upaya penanganan berjalan lebih efektif.

“Kita akan lakukan lagi penjangkauan sebelum puasa. Di waktu yang sama, karena itu dianggap waktu yang tepat saat mereka sedang terlena,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....