Disbudpar Siapkan Strategi Pariwisata Sambut Reaktivasi Bandara Husein
- 20 Jul 2026 14:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut rencana dibukanya kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara. Langkah tersebut dilakukan agar sektor pariwisata Kota Bandung siap menyambut meningkatnya kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjun Mustafa, mengatakan pihaknya telah mendapat arahan langsung dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk memastikan seluruh aspek pendukung pariwisata dipersiapkan secara optimal sebelum bandara kembali beroperasi.
"Kalau arahan umum dari Pak Wali Kota, ketika nanti Husein dibuka, kita harus mempersiapkan pariwisata sebaik-baiknya. Artinya, kami berkoordinasi dengan asosiasi travel, hotel-hotel, dan seluruh pelaku industri pariwisata agar benar-benar siap menyambut wisatawan," ujar Adi Junjunan Mustafa, Senin 20 Juli 2026.
Menurutnya, Disbudpar juga tengah memetakan potensi wisata yang diminati wisatawan dari berbagai negara. Salah satu pasar yang menjadi perhatian adalah wisatawan asal Malaysia dan Thailand yang memiliki minat tinggi terhadap wisata olahraga, khususnya golf.
Adi mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pelaku industri perjalanan, golf merupakan salah satu aktivitas yang banyak diminati masyarakat Malaysia dan Thailand. Berbeda dengan anggapan di Indonesia, olahraga tersebut di kedua negara itu dinilai lebih terjangkau dan dapat dinikmati masyarakat luas.
"Teman-teman dari asosiasi travel menyampaikan bahwa wisatawan Malaysia dan Thailand banyak yang mencari paket wisata golf ketika datang ke Indonesia, termasuk ke Bandung. Karena itu kami melihat langsung potensi yang dimiliki Kota Bandung," katanya.
Ia menilai Kota Bandung memiliki fasilitas golf yang mampu bersaing dengan daerah lain. Salah satunya adalah area driving range di kawasan Dago yang dinilai memiliki fasilitas modern.
"Kami sudah melihat langsung. Ternyata Bandung memiliki salah satu tempat driving golf yang paling canggih di Indonesia, setelah Jakarta. Ini tentu menjadi potensi yang bisa ditawarkan kepada wisatawan mancanegara," ucapnya.
Selain mengembangkan wisata olahraga, Disbudpar juga akan memperkuat promosi wisata budaya sebagai daya tarik utama Kota Bandung. Berbagai kesenian tradisional, termasuk Wayang Sunda, akan terus dipromosikan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Untuk seni budaya seperti Wayang Sunda juga terus kami kolaborasikan dengan provinsi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama ini juga terus melakukan pembinaan sehingga bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan," katanya.
Di sisi lain, Adi menegaskan Disbudpar turut terlibat dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung untuk membahas kesiapan infrastruktur pendukung Bandara Husein Sastranegara.
Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari infrastruktur kawasan bandara, aksesibilitas, hingga peningkatan kualitas penerangan jalan umum agar wisatawan dapat merasa aman dan nyaman selama berada di Kota Bandung.
"Kami juga mengikuti rapat yang dipimpin langsung oleh Pak Wali terkait kesiapan infrastruktur Bandara Husein, termasuk penerangan jalan umum dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Semua dipersiapkan agar ketika bandara kembali beroperasi, Kota Bandung benar-benar siap menerima tamu," jelasnya.
Adi menambahkan, tujuan utama seluruh persiapan tersebut bukan hanya memberikan kenyamanan kepada wisatawan yang datang, tetapi juga menghadirkan pengalaman berwisata yang berkesan sehingga mendorong mereka untuk kembali berkunjung ke Kota Bandung.
"Yang jelas, sebagai tuan rumah kita harus membuat tamu merasa nyaman. Selain itu, kita juga ingin memberikan banyak pilihan destinasi dan pengalaman wisata yang menarik selama mereka berada di Bandung," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....