Program Padat Karya Targetkan Serap 8.100 Tenaga Kerja

  • 03 Feb 2026 15:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menargetkan penyerapan sekitar 8.100 tenaga kerja melalui program padat karya pada tahun 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kota Bandung untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman, mengatakan bahwa arah kebijakan dan program ketenagakerjaan pada 2026 relatif tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Fokus utama tetap pada program padat karya, job fair tingkat kecamatan, serta berbagai pelatihan keterampilan yang bersumber dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pokok pikiran (pokir) DPRD, dan hasil reses.

“Hampir sama dengan tahun 2025, program Disnaker tahun 2026 masih berfokus pada padat karya, job fair tingkat kecamatan, dan pelatihan-pelatihan. Namun khusus untuk padat karya, kami menargetkan penyerapan tenaga kerja sekitar 8.100 orang dalam satu tahun,” ujar Andri, Selasa 3 Februari 2026.

Menurutnya, program padat karya tidak hanya bertujuan membuka lapangan kerja sementara, tetapi juga memberikan penghasilan langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan pencari kerja yang belum terserap di sektor formal.

Selain padat karya, Disnaker Kota Bandung juga menyiapkan berbagai pelatihan reguler bagi masyarakat. Pelatihan tersebut mencakup peningkatan keterampilan teknis maupun nonteknis, seperti pelatihan bahasa asing, teknologi informasi, hingga penguatan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja.

Baca juga : Disnaker Kota Bandung Beberkan Program Strategis 2026

“Jumlah peserta pelatihan saat ini kurang lebih mencapai 18 ribu orang. Angka ini meningkat seiring dengan banyaknya aspirasi dan usulan dari masyarakat melalui pokok pikiran yang menginginkan peningkatan kompetensi, baik keahlian teknis maupun soft skill,” jelasnya.

Andri menegaskan, seluruh program yang dijalankan Disnaker diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Kota Bandung, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Mudah-mudahan dengan program padat karya dan pelatihan yang kami jalankan ini, tingkat pengangguran di Kota Bandung pada tahun depan bisa kembali turun,” ucapnya.

Selain itu, job fair tingkat kecamatan tetap menjadi bagian penting dari strategi Disnaker untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Melalui job fair yang digelar lebih dekat dengan lingkungan masyarakat, akses terhadap informasi dan peluang kerja diharapkan semakin mudah dijangkau.

“Dengan fokus pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kompetensi SDM, kami berharap program-program Disnaker pada 2026 dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bandung,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....