Cuaca Buruk Hambat Pencarian Longsor KBB, BMKG Peringatkan
- 29 Jan 2026 13:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Cuaca ekstrem masih menjadi ancaman serius di wilayah terdampak longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Hingga hari keenam operasi pencarian korban longsor, Kamis siang 29 Januari 2026, tim SAR gabungan belum menemukan korban yang diduga masih tertimbun material longsor.
Sejak pagi, kawasan pencarian diselimuti mendung tebal disertai hujan gerimis yang turun secara berkala. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat proses evakuasi, tetapi juga meningkatkan risiko longsor susulan, sehingga tim di lapangan harus beberapa kali menghentikan aktivitas pencarian demi keselamatan personel.
Meski sempat dilanjutkan saat hujan mereda, pencarian dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan tetap menyisir area terdampak, khususnya titik-titik yang dicurigai masih menyimpan korban di bawah timbunan tanah, bebatuan, dan batang pohon.
Baca juga:Lanud Husein Sastranegara Salurkan Bantuan Korban Longsor Pasirlangu
Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menegaskan bahwa wilayah Jawa Barat masih berada dalam puncak musim hujan, sehingga potensi bencana hidrometeorologi, termasuk longsor, masih sangat tinggi.
Ia jelaskan, modifikasi cuaca intens dilakukan sejak hari pertama bencana longsor di kawasan Cisarua Bandung Barat. "Setiap hari kita lakukan modifikasi cuaca, dengan menyemaikan garam di awan. Hari ini sudah 3 kali dilakukan penerbangan, namun hanya 30 persen dapat menghalau hujan, karena ini masuk musim penghujan," kata Ayyu sapaannya.
“Masyarakat perlu terus memantau informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan. Bila hujan lebat berlangsung lama atau muncul tanda-tanda alam yang berbahaya, segera lakukan evakuasi mandiri,” ujar Ayyu di posko BNPB.
Selain kepada warga, BMKG juga mengingatkan tim pencarian agar memanfaatkan jeda cuaca cerah secara optimal, tanpa mengesampingkan faktor keselamatan.
“Keselamatan petugas tetap yang utama. Pencarian bisa dimaksimalkan saat cuaca mendukung, tetapi jangan dipaksakan ketika kondisi membahayakan,” katanya.
Hingga Kamis siang, operasi pencarian korban longsor masih terus berlangsung. Cuaca yang tidak menentu dan medan berat menjadi tantangan utama, sementara kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan terus ditingkatkan di seluruh area terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....