BPBD Subang Catat 69 Kejadian Bencana Periode Januari-Maret 2026

  • 15 Apr 2026 19:46 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, mencatat 69 kejadian bencana alam, yang terjadi pada periode Januari hingga Maret 2026. Jenis bencana yang tercatat tersebut, yakni banjir, banjir RoB, longsor, dan angin puting beliung, serta pohon tumbang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda kepada RRI di Subang, Rabu 15 April 2026.

Menurutnya, kejadian 69 bencana tersebut, diakibatkan cuaca ekstrim berupa hujan deras yang disertai angin kencang, yang terjadi selama Januari hingga Maret 2026 lalu. Dengan kondisi geografis yang dimiliki Kabupaten Subang, yakni pegunungan dataran dan pantai, sehingga resiko bencana dengan indeks tertinggi di Jawa Barat, di dukung oleh cuaca yang ekstrim, tentunya Subang rawan, dan memiliki potensi terjadi berbagai bencana bencana alam.

"Selama Januari sampai dengan Maret 2026, cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Subang, memicu timbulnya berbagai macam bencana alam. Kami mencatat kejadian bencana alam tersebut, mencapai 68 jenis bencana alam," ungkap Enda.

Sementara itu, cuaca ekstrim tersebut, lanjut dia, berlangsung hingga pertengahan bulan April 2026 ini. Padahal BMKG sebelumnya, memprediksi akhir cuaca ekstrim tersebut, pada bulan April 2026 ini.

"Padahal BMKG pernah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrim tersebut, diprediksi berakhir pada bulan April ini," ujarnya.

Maka dari itu, ia meminta masyarakat Kabupaten Subang khusunya yang berada di titik rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan, kehati-hatian dan kesiap siagaan. Agar dapat meminimalisir setiap bencana yang terjadi.

"Jika masyarakat waspada, Hati-hati dan siap siaga, tentunya setiap kejadian bencana dapat kita minimalisir, baik kerusakan yang mengakibatkan kerugian materil, maupun material, bisa kita minimalisir," tandas Enda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....