Longsor KBB, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Instropeksi Diri

  • 25 Jan 2026 13:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu 24 Januari 2026, menjadi pengingat keras bahwa krisis lingkungan telah mencapai titik mengkhawatirkan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan longsor bukan semata-mata akibat faktor alam, melainkan buah dari kelalaian kolektif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, perubahan fungsi alam secara masif dan tidak terkendali telah memperlemah daya dukung wilayah, terutama di kawasan pegunungan dan hulu sungai.

Lereng-lereng gunung yang seharusnya menjadi kawasan lindung kini berubah menjadi kebun sayur dan bunga dengan sistem greenhouse, bahkan menggunakan media plastik yang merusak struktur tanah.

"Ini fakta bahwa kita sudah berbuat salah terhadap alam. Lereng gunung ditanami secara tidak semestinya, sawah berubah menjadi perumahan, sungai mengalami pendangkalan, bantaran dan sempadan sungai beralih fungsi menjadi kawasan komersial," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari akun media sosialnya, Minggu 25 Januari 2026.

Baca juga : Pemerintah Pusat Siapkan Relokasi Warga Pasirlungu

Ia menilai, berbagai praktik tersebut menunjukkan sikap abai terhadap alam semesta. Padahal, tekanan terhadap lingkungan secara terus-menerus hanya akan memperbesar risiko bencana yang sewaktu-waktu dapat menimpa siapa saja, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

"Kita sudah menjadikan alam hanya sebagai objek eksploitasi, tanpa mempertimbangkan keharmonisan dan keselarasan hidup. Padahal kita ini hanya numpang hidup di bumi," tegasnya.

KDM menekankan, sudah saatnya dilakukan introspeksi menyeluruh. Pemerintah, kata dia, harus berani mengakui kesalahan dalam tata kelola ruang dan lingkungan. Di sisi lain, masyarakat juga harus menyadari bahwa perilaku yang bertentangan dengan alam pada akhirnya akan berbalik menjadi bencana.

"Pemerintah harus sadar akan kesalahannya. Masyarakat pun harus sadar, bahwa tindakan yang melawan alam pada akhirnya akan menjadi bencana dan menimpa siapa pun," ujarnya.

Atas peristiwa longsor yang terjadi di Cisarua serta sejumlah wilayah lain di Jawa Barat, KDM menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan keluarga terdampak.

"Saya menyampaikan duka yang mendalam atas bencana yang terjadi di Bandung Barat dan di berbagai daerah di Jawa Barat. Semoga peristiwa ini menyadarkan kita semua untuk berubah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....