Pemerintah Pusat Siapkan Relokasi Warga Pasirlangu
- 25 Jan 2026 13:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Pemerintah pusat mulai mematangkan rencana relokasi bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Langkah ini dibahas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama pemerintah daerah di tengah operasi penanganan bencana yang masih berlangsung 24 jam non-stop.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyebut, relokasi menjadi bagian penting untuk mencegah risiko bencana susulan, mengingat kondisi geografis wilayah terdampak masih rawan pergerakan tanah.
“Bapak Wakil Presiden bersama Wakil Gubernur dan Bupati membahas percepatan identifikasi lahan relokasi agar warga tidak kembali ke zona berbahaya,” ujar Pratikno usai meninjau Posko Desa Pasirlangu, Ahad 25 Januari 2026.
Di saat yang sama, pemerintah masih memfokuskan upaya pada pencarian korban longsor. Hingga Minggu pagi, sebanyak 83 warga dilaporkan masih dalam pencarian, sementara korban meninggal dunia tercatat 10 orang.
Baca juga : BMKG–BNPB Lakukan Rekayasa Cuaca Dukung Evakuasi Longsor
Penanganan bencana dilakukan melalui lima kluster utama yang bekerja secara terpadu. Kluster pencarian dan pertolongan (SAR) yang dipimpin Basarnas, dengan dukungan TNI, Polri, BPBD, BNPB, serta relawan, terus menyisir area longsor tanpa henti.
Sementara itu, kluster kesehatan membuka pos layanan medis selama 24 jam yang dilengkapi ambulans dan sistem rujukan. Pemerintah juga menyediakan layanan trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis korban dan keluarga terdampak.
Dari sisi kebutuhan dasar, kluster logistik memastikan pengungsi mendapatkan sembako, makanan siap saji, selimut, dan perlengkapan pendukung lainnya. Adapun kluster perlindungan sosial, yang melibatkan Kementerian Sosial dan dinas terkait, fokus pada pendampingan keluarga korban.
Kluster terakhir, yakni infrastruktur, bertugas menyiapkan langkah mitigasi guna mencegah longsor lanjutan sekaligus mendukung kebutuhan sementara warga terdampak.
“Seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah bersama TNI, Polri, serta relawan terus berkoordinasi untuk melindungi warga dan memastikan penanganan berjalan menyeluruh, dari penyelamatan hingga pemulihan,” kata Pratikno.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....