Pemkot Instruksikan Kewilayahan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem

  • 11 Sep 2025 11:36 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menginstruksikan seluruh wilayah kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan perlunya kerja sama semua pihak dalam meminimalisasi dampak bencana.

“Seluruh lurah dan camat sudah kami minta untuk berkoordinasi dengan Ketua RW. Kolaborasi dan gotong royong sangat penting, terutama dalam memeriksa saluran-saluran air yang berpotensi tersumbat atau terkena erosi. Jangan sampai ada longsor lagi. Kalau ada kerusakan, segera laporkan agar bisa langsung ditindaklanjuti dan diperbaiki,” ujar Erwin, Kamis (11/9/2025).

Baca juga: IAW Dorong Kemenkeu Tidak Hanya Jadi Bendahara Negara

Selain memastikan kebersihan dan fungsi saluran air, Pemkot Bandung juga menyoroti keberadaan bangunan liar di bantaran sungai. Menurut Erwin, rumah-rumah yang berdiri di atas aliran sungai atau berpotensi membahayakan keselamatan warga akan ditertibkan.

“Beberapa rumah yang berdiri di atas sungai itu juga akan kami perintahkan untuk dibongkar. Hal ini demi keamanan bersama,” katanya.

Erwin menjelaskan, selain langkah antisipasi struktural, upaya edukasi dan pelatihan kepada masyarakat terus digencarkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung bersama berbagai pihak rutin menggelar simulasi bencana. Salah satunya baru-baru ini dilakukan di Kiara Artha Park dengan dukungan tenaga kesehatan dari Stikes.

“Bencana bukan hanya soal potensi gempa Sesar Lembang. Kita juga harus siap dengan risiko banjir, longsor, dan bencana lain akibat cuaca ekstrem. Edukasi dan simulasi menjadi penting agar masyarakat tanggap dan tahu langkah yang harus dilakukan,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....