Jenis Arang Terbaik untuk Memanggang
- 17 Agt 2026 19:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Di tengah maraknya pemanggang elektrik dan kompor gas modern, arang masih menjadi pilihan utama banyak orang saat membakar makanan. Bukan sekadar tradisi, memanggang menggunakan arang dipercaya mampu menghasilkan cita rasa yang lebih khas, aroma yang menggugah selera, serta tekstur daging yang lebih sempurna.
Banyak orang mengira kelezatan makanan yang dipanggang berasal dari asap arang. Padahal, rahasia sebenarnya terletak pada suhu panas yang dihasilkan arang. Dibandingkan pemanggang berbahan bakar gas, arang umumnya mampu mencapai temperatur yang lebih tinggi sehingga proses pemanggangan menjadi lebih maksimal.
Saat daging dipanggang di atas bara arang, lemak dan cairan alami dari daging akan menetes ke bara panas. Tetesan tersebut kemudian mengalami reaksi kimia yang menghasilkan senyawa aromatik baru dan kembali naik bersama asap, lalu menempel pada permukaan makanan. Inilah yang menciptakan aroma smokey serta cita rasa khas yang sulit ditiru oleh pemanggang elektrik.
| Baca juga: Festival Tujuh Sungai Kabupaten Subang 2026 |
Namun, tidak semua jenis arang memiliki karakteristik yang sama. Setiap jenis menawarkan kelebihan dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan memasak.
Berikut tiga jenis arang yang aman digunakan untuk memanggang, dirangkum dari Cairo Food.
- Arang Kayu, Mudah Menyala dan Menghasilkan Aroma Alami
Arang kayu dibuat dari kayu yang masih sehat atau belum membusuk. Meski kini mulai sulit ditemukan di pasaran, jenis arang ini masih menjadi favorit banyak pecinta barbecue karena mudah dinyalakan dan harganya relatif terjangkau.
Selain praktis, arang kayu mampu memberikan aroma khas pada makanan. Gavin Sacks, Associate Professor Ilmu Pangan di Cornell University, menjelaskan bahwa kayu mengandung senyawa bernama guaiacol yang menghasilkan aroma asap khas ketika terkena panas. Senyawa tersebut berasal dari lignin, salah satu komponen utama penyusun kayu.
Meski demikian, arang kayu juga memiliki kekurangan. Abu yang dihasilkan cukup banyak sehingga jika bara terus dikipas, abu dapat beterbangan dan berpotensi menempel pada makanan yang sedang dipanggang.
- Arang Batok Kelapa, Bara Tahan Lama dan Minim Asap
Arang batok kelapa dibuat dari tempurung kelapa tua yang memiliki struktur lebih padat dan kadar air lebih rendah dibandingkan kelapa muda. Jenis arang ini sangat mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang masih terjangkau.
Keunggulan utama arang batok kelapa adalah bara apinya yang tahan lama serta menghasilkan abu lebih sedikit dibandingkan arang kayu. Selain itu, asap yang dihasilkan juga lebih minim sehingga proses memanggang menjadi lebih nyaman.
Tak hanya itu, panas yang dihasilkan cenderung stabil sehingga risiko makanan gosong lebih kecil. Karena alasan tersebut, arang batok kelapa banyak digunakan untuk memanggang sate, ikan, hingga berbagai menu barbecue.
- Briket Arang, Panas Stabil dan Berkualitas Ekspor
Briket arang merupakan arang yang dibuat dari serbuk arang yang telah dihaluskan, kemudian dicampur dengan bahan perekat dan dicetak menjadi berbagai bentuk. Salah satu bahan baku yang paling banyak digunakan adalah arang batok kelapa.
Briket arang dikenal memiliki waktu pembakaran yang lebih lama dan bara yang tidak mudah padam. Abu yang dihasilkan juga relatif sedikit sehingga lebih praktis digunakan untuk memanggang dalam waktu lama.
Menurut Yogi Abimanyu, pengusaha briket arang kelapa sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Arang Kelapa Indonesia (Pepaki), briket arang asal Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik dan diminati pasar domestik maupun internasional. Hal ini karena kandungan kalorinya mencapai sekitar 6.700 hingga 7.100 kilokalori (kkal) sehingga mampu menghasilkan panas tinggi dengan pembakaran yang efisien dan minim residu abu.
Meski demikian, briket arang juga memiliki kelemahan. Bara apinya tidak mudah terlihat dan proses mematikannya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan arang biasa.
Setiap jenis arang memiliki karakteristik yang berbeda. Arang kayu cocok bagi pencinta aroma asap alami, arang batok kelapa menawarkan pembakaran yang lebih bersih dan tahan lama, sedangkan briket arang menjadi pilihan ideal untuk proses memanggang yang membutuhkan panas stabil dalam waktu panjang.
Dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis arang, Anda bisa menentukan bahan bakar yang paling sesuai untuk menghasilkan hidangan panggang yang lezat, matang merata, dan kaya cita rasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....