Makna “Meuleum Palita” dalam Budaya Sunda
- 29 Jul 2026 13:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung: Dalam kebudayaan sunda banyak ritual dan upacara adat tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini. 7 Palita merupakan salah satu jenis barang yang masih digunakan dalam beberapa upacara adat Sunda, diantaranya dalam acara Ngaras.
Palita adalah Alat penerangan kuno dari wadah kecil berisi minyak tanah atau kelapa dengan sumbu kain di tengahnya. Dalam prosesi acara adat Sunda Ngaras, palita berjumlah 7 hadir sebagai simbol yang memiliki makna dalam hidup untuk dipahami oleh calon pengantin.
Menurut Hidayat Suryalaga, Budayawan yang menulis dalam naskah Ngaras menjelaskan bahwa merupakan prosesi yang dilakukan dengan cara membakar 7 batang lilin. Membakar 7 bakar lilin memiliki arti sebagai penerangan. Makna dari tujuh lilin tersebut adalah tujuh rukun iman dalam Islam dan juga ada yang mengatakan bahwa jumlah hari di dalam satu minggu.
| Baca juga: Panduan Memilih Lampu LED Rumah yang Tepat |
Palita pertama adalah Islam, mengandung makna keselamatan. Mengucapkan dua kalimat Syahadat dalam arti mengakui tidak ada yang wajib diakui untuk tujuan beribadah yaitu Alloh SWT serta mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Utusan Alloh.
Palita Kedua adalah Iman, mengandung makna memiliki keyakinan adanya Alloh SWT, Malaikat, para Rosul, Kitab Suci Alloh, adanya hari akhir, serta Qodo dan Qodar. Palita ketiga adalah Ihsan, mengandung makna setiap tingkah laku selalu diperhatikan Oleh Alloh SWT walaupun kita tidak bisa melihatNya.
Palita keempat adalah Soleh(iffah), memiliki makna bahwa selamanya kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang buruk, tetap bersyukur dan sabar. Palita kelima adalah Sahadahatausidiqiah, memiliki makna bahwa kita harus meyakini dan mengetahui kepada yang menciptakan kita.
Palita Keenam adalah Izzah, mengandung makna bahwa kita harus menjaga nama baik kita agar senantiasa dihargai oleh orang lain atau dalam arti lain yaitu harus memiliki harga diri. Palita ketujuh adalah Qurbah, mengandung makna bahwa kita harus mengetahui siapa yang menciptakan kita dan kepada setiap makhluk yang diciptakanNya (Habluminnalloh dan Habluminnanas).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....