Dukung SMKN 3 di FTRN, Rani Permayani: Tasikmalaya Punya Anak Muda Kreatif
- 04 Agt 2026 20:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya : Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rani Permayani hadir menonton secara langsung pementasan seni teater “Gawe” siswa SMKN 3 Kota Tasikmalaya, dalam Festival Teater Remaja Nasional (FTRN) di Auditorium W.S. Rendra, Jurusan Teater, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta Selasa 4 Agustus 2026. Tidak hanya menonton, Rani juga memberi dukungan kepada para siswa, yang masuk dalam 10 besar FTRN ke V yang berlangsung 3 - 8 Agustus 2026 ini.
Dalam kegiatan itu, selain memberikan semangat, Rani yang juga dikenal sebagai aktris nasional ini, juga berbagi ide dengan para siswa.”iya saya datang untuk memberi semangat bagi mereka. Saya tadi lihat pementasan mereka sampai selesai. Terlepas nanti mereka akan juara atau tidak di FTRN, saya sudah bangga dengan mereka,” katanya usai menyaksikan penampilan seni teater Gawe SMKN 3 Kota Tasikmalaya, melalui sambungan telepon.
Rani mengapresiasi para siswa yang berani tampil, berkreativitas, dan berkarya. Terlebih di ajang nasional FTRN.
“Penampilan mereka sangat keren. Mulai dari ide cerita, naskah, penyutradaraan, setting, properti, pendalaman peran dan make up. Karakternya sesuai, mudah- mudahan menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Ia melanjutkan, Kota Tasikmalaya memiliki anak- anak muda yang kreatif. Termasuk, seni teater dan seniman yang hebat.
“Tidak menutup kemungkinan ke depan akan muncul talenta muda yang luar biasa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rani juga berbagi tips bagi para generasi muda. Ia mengatakan, kunci dalam keberhasilan ini, tentunya harus berani berinovasi, berani tampil, dan terus berkarya meski banyak keterbatasan.
”ini tuh ekskul sebenarnya, tapi dari sanalah mereka mulai belajar. Meski dengan keterbatasan, saya salut, semangat mereka tidak surut untuk maju. Guru- gurunya juga hebat, tidak lelah memberi motivasi kepada anak didik,” katanya.
Rani juga mengajak, generasi muda untuk mulai berkarya, belajar menjadi mesin penggerak bagi yang lain, agar tidak menyerah. “ tidak patah dalam satu jalan. Masih banyak, jalan menuju sukses,” katanya mengakhiri.
Sementara itu Teten Sutrisna pembina Teater Gawe mengatakan, Ia bersama siswa semula mengikuti kegiatan FTRN tiga bulan lalu. Untuk mengikuti seleksi, Ia mengirimkan video pementasan teater gawe yang berdurasi 10 menit.
“Lalu video kami dikurasi, untuk siapa yang layak tampil di Yogyakarta. Alhamdulillah dari sekitar 40 peserta se Indonesia, kami masuk 10 besar,” katanya.
Untuk tampil di Yogyakarta lanjut Teten, tentunya berbagai persiapan dilakukan. Termasuk harus bergelut dengan berbagai kendala.
“maklum anak- anak kan belajar, seperti dalam mencerna materi, teknis, pengertian dan motivasi anak - anak sendiri. Termasuk untuk berangkat kesini seperti pembiayaan dan lainnya. Tapi itu wajar, kami nikmati saja prosesnya,” ujarnya.
Dalam FTRN sendiri, Teater Gawe menampilkan karya teater Realis, dengan naskah “Makan Malam”. Seni teater yang dipentaskan lima aktor ini, merupakan karya Aziz Azhtar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....