Kapan Disunahkannya Mandi, dan Bagaimana Adabnya Mandi?
- 26 Feb 2026 06:28 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dalam salah satu siaran Mutiara Pagi Pro 1 RRI Bandung, narasumber KH. Asep Anom, S.Ag., M.Sos. menyampaikan tausiyah yang sangat penting tentang kapan saja seorang Muslim disunnahkan untuk mandi.
Mandi dalam Islam tidak hanya berfungsi untuk membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk penyucian diri secara spiritual. Ada mandi yang hukumnya wajib, seperti mandi janabah, dan ada pula mandi yang hukumnya sunnah, yaitu dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk penyempurna ibadah.
1. Mandi pada Hari Jumat
Salah satu waktu yang paling dianjurkan untuk mandi adalah sebelum melaksanakan shalat Jumat. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk mandi sebelum berangkat ke masjid pada hari Jumat agar hadir dalam keadaan bersih, segar, dan harum. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kebersihan dan adab dalam beribadah.
2. Mandi pada Hari Raya
Mandi juga disunnahkan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Momen hari raya adalah waktu berkumpulnya umat Islam dalam jumlah besar, sehingga dianjurkan untuk tampil dalam keadaan bersih dan terbaik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
3. Mandi Setelah Memandikan Jenazah
Orang yang selesai memandikan jenazah juga disunnahkan untuk mandi. Hal ini sebagai bentuk pembersihan diri setelah bersentuhan langsung dengan jenazah, sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan.
4. Mandi Saat Masuk Islam
Bagi seseorang yang baru masuk Islam (muallaf), disunnahkan untuk mandi sebagai simbol penyucian diri dari masa lalu dan memasuki kehidupan baru sebagai seorang Muslim.
Dalam tausiyahnya, KH. Asep Anom menekankan bahwa mandi sunnah bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan bagian dari pendidikan ruhani. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan menjaga kebersihan, seorang Muslim menunjukkan ketaatan dan penghormatan terhadap ibadah yang akan dilaksanakannya.
Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kebersihan, kerapian, dan kesucian. Mandi sunnah menjadi salah satu bentuk nyata bahwa ibadah dalam Islam mencakup dimensi lahir dan batin sekaligus.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang senantiasa menjaga kebersihan diri, menyempurnakan ibadah, dan menghidupkan sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....