Angkutan Lebaran 2026, Ini 3 Stasiun Kereta Tersibuk

  • 19 Mar 2026 14:25 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 15 Maret 2026 kemarin. Dari data pelayanan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Tasikmalaya tercatat menjadi stasiun tersibuk ketiga setelah Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong.

Selama periode tersebut, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan berangkat tertinggi dengan total 23.252 pelanggan. Disusul Stasiun Kiaracondong yang melayani 20.054 pelanggan berangkat, sementara Stasiun Tasikmalaya berada di posisi ketiga dengan jumlah 5.165 pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Tingginya angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di wilayah Priangan Timur, khususnya di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu.

Selain keberangkatan penumpang, data kedatangan pelanggan di stasiun wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan tingginya arus perjalanan menuju daerah tersebut. Stasiun Bandung tercatat melayani 17.281 pelanggan turun, diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 8.950 pelanggan.

Sementara itu, Stasiun Tasikmalaya menjadi stasiun kedatangan tersibuk ketiga dengan jumlah pelanggan turun mencapai 7.879 orang selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa wilayah Tasikmalaya menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Selain ketiga stasiun tersebut, beberapa stasiun lain juga mencatat angka pelayanan penumpang yang cukup tinggi. Untuk pelanggan yang berangkat, Stasiun Cimahi tercata ada 2.979 pelanggan dan Stasiun Purwakarta ada 2.949 pelanggan. Sementara untuk pelanggan yang datang, tercatat di Stasiun Banjar ada 5.222 pelanggan turun dan Stasiun Garut ada 3.160 pelanggan turun.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Tasikmalaya menjadi perhatian KAI. Yaitu untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo kepada RRI, Kamis 19 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....