Akses Jalan dan Fasilitas Minim, Hambat Potensi Pariwisata NTT
- 22 Mei 2026 00:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua — Pengembangan fasilitas pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai masih berjalan lambat. Seperti dinyatakan pemengaruh (influencer) asal NTT, Arfat Akbar, langganan juara perlombaan pembuatan konten video perjalanan dan pariwisata.
Dalam obrolan bersama Pro 2 RRI Atambua, Arfat menyatakan bahwa destinasi wisata di NTT sangat luar biasa. Baginya, keindahan alam yang dimiliki daerah ini tidak bisa diukur dengan apa pun.
"Saya sebagai anak NTT sangat bangga karena surga dunia adalah alam kita yang sangat indah ini," ujarnya, pekan lalu. Namun, Arfat juga mengemukakan beberapa faktor krusial yang menyebabkan pariwisata daerah ini sulit berkembang.
Menurutnya, masalah utama terletak pada akses jalan yang buruk dan belum optimalnya pengelolaan fasilitas pendukung di objek wisata. Hal ini memerlukan perhatian serius agar objek wisata di NTT benar-benar memiliki daya tarik yang kuat.
"Rata-rata akses menuju ke lokasi wisata sangat memprihatinkan sehingga sulit untuk direkomendasikan," ucap Arfat. "Selain itu, kenyamanan maksimal saat menikmati destinasi wisata yang dikunjungi juga harus diperhatikan."
Fasilitas penting seperti kamar kecil (toilet) layak, ketersediaan air bersih, tempat bersantai nyaman serta pusat kuliner sangat dibutuhkan wisatawan. Ketersediaan sarana tersebut menurutnya sangat penting karena dapat meningkatkan penilaian wisatawan terhadap destinasi yang mereka kunjungi.
Arfat menegaskan, jika pemerintah setempat serius dan fokus membangun fasilitas penunjang tersebut, pariwisata daerah akan berkembang secara signifikan. Dampak positifnya, hal ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat lokal dan mendorong kemajuan daerah setempat dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....