Respon Terhadap Destinasi Wisata Malaka, Tunjukkan Trend Positif

  • 30 Mei 2025 22:52 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Respons wisatawan lokal maupun mancanegara terhadap destinasi wisata di Kabupaten Malaka menunjukkan tren positif. Informasi disampaikan Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malaka, Kristina Yunita de Rahu, S.IP, M.A.P., kepada rri.co.id, Jumat Malam (30/52025).

Menurut data Dinas Pariwisata, selama periode Januari hingga Mei 2025, jumlah kunjungan wisatawan lokal mencapai 14.438 orang. Sementara itu, wisatawan mancanegara juga mulai menunjukkan ketertarikan, meski jumlahnya belum signifikan.

Dalam upaya mempromosikan potensi wisata daerah, Disbudpar Malaka terus melakukan berbagai langkah strategis. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah penerbitan buku promosi wisata berjudul “Malaka Paradise” pada tahun 2023. Buku ini memuat foto dan tulisan yang menggambarkan pesona alam dan budaya Kabupaten Malaka. Selain itu, pemanfaatan media sosial juga menjadi strategi penting dalam memperluas promosi.

Baca Juga: Malaka Tawarkan 15 Destinasi Wisata Prioritas

Disbudpar Malaka juga fokus pada pengembangan destinasi wisata unggulan, seperti Pantai Cemara Abu Denok dan Pantai Motadikin. Berbagai kegiatan inovatif turut digelar untuk menarik minat wisatawan, di antaranya adalah penyelenggaraan permainan rekreasi edukatif yang pada tahun 2024 lalu dilaksanakan di Pantai Cemara Abu Denok.

"Tahun ini, Disbudpar Malaka berencana menggelar even sepeda lintas alam pada bulan Agustus. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat identitas pariwisata Malaka sebagai gerbang wisata di wilayah perbatasan," katanya.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi pekerjaan rumah. Infrastruktur jalan menuju destinasi wisata masih perlu ditingkatkan. Fasilitas dasar seperti toilet, tempat sampah, serta sarana pendukung lainnya seperti hotel dan homestay masih terbatas. Selain itu, promosi dan branding pariwisata Malaka dinilai belum sekuat daerah lain, ditambah dengan keterbatasan sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Ia berharap ke depan akan terbentuk identitas wisata yang kuat bagi Kabupaten Malaka, didukung oleh even tahunan yang konsisten. Selain itu dengan ditunjang promosi yang masif, serta pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM pariwisata di Malaka tentu akan ada peningkatan kunjungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....