Malaka Tawarkan 15 Destinasi Wisata Prioritas

  • 30 Mei 2025 21:42 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua:Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kian menegaskan eksistensinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah perbatasan Indonesia. Kaya akan keindahan alam, kearifan budaya lokal, hingga kuliner khas yang menggugah selera, Malaka menyimpan potensi besar di sektor pariwisata.

Berdasarkan Keputusan Bupati Malaka Nomor 200 Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Malaka secara resmi menetapkan 15 kawasan daya tarik wisata prioritas yang akan menjadi fokus pengembangan ke depan. Penetapan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mengangkat potensi lokal yang unik dan otentik.

Dalam bincang santai bersama RRI Atambua, Jumat (30/5/2025), Kepala Bidang Promosi Pariwisata Disbudpar Malaka, Kristina Yunita de Rahu, S.IP, M.A.P., menyampaikan bahwa pengembangan 15 destinasi prioritas ini akan dibarengi dengan peningkatan infrastruktur, promosi digital, serta pelibatan masyarakat lokal.

Baca Juga: Respon Terhadap Destinasi Wisata Malaka, Tunjukkan Trend Positif

“Malaka tidak hanya kaya secara alamiah, tetapi juga secara spiritual dan budaya. Potensi ini sedang kami dorong agar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan,” kata Kristina.

Dengan penataan yang terarah dan promosi yang intensif, Kabupaten Malaka siap membuka diri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Wisata alam, budaya, hingga religi yang berpadu di satu wilayah menjadikan Malaka sebagai permata tersembunyi yang kini mulai bersinar di ujung timur Indonesia.

Untuk diketahui, 15 kawasan daya tarik wisata prioritas di Kabupaten Malaka yakni: Pantai Motadikin, Pantai Loodik, Pantai Raihenek, Pantai Cemara Abudenok, Pantai Taberek, Pantai Lamea, Pantai Wemasa, Pantai Welulik, Masin Lulik, Bukit Cinta Alas, Mata Air Weliman, Danau Mantasi, Danau Nanebot, Bendungan Benenai, dan yang terakhir, Teluk Maubesi Hasan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....