Universitas di NTT Harus Keluar dari Menara Gading menuju Dampak Nyata
- 06 Agt 2026 15:33 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Universitas Nusa Cendana (UNDANA) kampus yang berdiri sejak 1962, menjadi kebanggaan masyarakat dan juga merupakan Universitas Negeri tertua di NTT harus berani keluar dari Menara Gading dengan transformasi total. Seluruh civitas akademika inginkan kehadiran mereka berdampak nyata sebagai mitra strategis yang bawa solusi bagi permasalahan masyarakat dan pemerintah daerah.
“ Mengusung tagline UNDANA unggul dan berdampak, ini berkaitan erat transformasi pelayanan. Kenapa kami harus berani keluar? Karena yang pertama bahwa undana sudah terakreditasi unggul,” kata Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, Rektor Undana Kupang melalui Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Drs. Raydold Ludji Nguru, MSI, dalam Program Literasi Digital dan Transformasi Pelayanan Publik RRI Atambua, Selasa 4 Agustus 2026.
Dikatakan Roy Ludji Nguru karib disapa, akreditasi dimaksud diraih 11 Februari 2025 dan kemudian diperpanjang lagi pada 23 Juli 2026. “Kalau ditanya hal paling mendasar dan nyata dalam transformasi pelayanan mahasiswa di undana, saya dapat menjelaskan begini. Ketika kita menggunakan kendaraan, tentu kita ingin menggunakan kenderaan yang cepat, yang baik, yang bagus.”

“Dan kalau kita tetap mempertahankan kenderaan-kenderaan yang lambat, yang semakin hari semakin banyak biaya perawatan, tentu kita akan lambat, sehingga perubahan yang kami lakukan itu untuk mempercepat proses pelayanan. Proses kerja lebih cepat. Ibarat bayi, dia lahir, dia duduk, dia merangkat, dia berdiri, berjalan, berlari, dan terakhir dia akan melompat,” tuturnya.
Menurut Roy langkah inilah bentuk perjuangan lembaga dimaksud, yang diibaratkan keluar dari menara gading, dan tidak selesai pada berbangga diri sebagai perguruan tinggi negeri terkreditasi unggul.” Ya kami ingin mempercepat pelayanan di segala segi bidang akademik maupun non akademik, sehingga wujudkan taline UNDANA berdampak tadi.”
“Kemudian, transformasi yang kita sudah lakukan, harus bisa membuat semua pegawai di UNDANA itu bisa bekerja dimana saja dan kapan saja. Dapat diakses menggunakan internet, menggunakan aplikasi yang sudah disiapkan oleh kampus,” ujarnya.
Lanjut Roy Ludji Nguru perubahan yang ketiga soal keterbukaan akses informasi tentang Undana oleh semua kalangan. “harus semakin mudah diperoleh dan tersedia di website dan bisa diakses seluas-luasnya oleh Semua kalangan, baik mahasiswa, dosen, pengajar, tenaga pendidik, masyarakat yang ingin mengutui tentang dunia pendidikan.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....