Peran Keluarga dan Tokoh Kunci Tekan Stunting
- 26 Jul 2026 21:52 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Alor - Pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting menjadi kunci membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas demi masa depan masyarakat yang lebih baik. Hal itu disampaikan Penata Kependudukan dan Keluarg Berencana (KB) Dinas PP-KB Kabupaten Alor, Daniel Datu Koda, kepada rri.co.id Rabu 21 Juli 2026.
Menurutnya keluarga merupakan garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi dan pengasuhan anak yang optimal. Perhatian orang tua sejak masa kehamilan sangat menentukan tumbuh kembang fisik dan intelektual anak.
Daniel mengungkapkan bahwa edukasi gizi dan kebiasaan hidup bersih harus dimulai dari lingkungan rumah tangga. Pola asuh yang tepat mampu membentengi anak-anak dari ancaman gizi buruk dan gangguan pertumbuhan.
“Selain peran internal keluarga, keterlibatan tokoh masyarakat juga menjadi fondasi penting yang tidak boleh terabaikan. Pihak sekolah, tokoh agama, hingga tokoh adat memiliki pengaruh besar dalam memberikan pemahaman kepada warga,” kata Daniel.
Ia menambahkan Sekolah berperan memberikan edukasi kesehatan reproduksi serta bahaya perkawinan usia dini kepada para siswa. Pengetahuan ini menjadi bekal berharga agar remaja tidak tergesa-gesa mengambil keputusan untuk menikah muda.
Lanjut Daniel, tokoh agama dan tokoh adat memegang peranan strategis dalam mengubah pola pikir serta norma budaya. Sentuhan ajaran moral dan kearifan lokal dinilai efektif meredam maraknya praktik pernikahan bawah umur.
“Sinergi antara lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dan pemuka adat akan menciptakan sistem pendukung yang kokoh. Edukasi yang berkelanjutan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat Alor secara menyeluruh."
Melalui keterlibatan aktif semua pihak, upaya pencegahan stunting dan pernikahan dini dapat berjalan lebih optimal. Langkah bersama ini diharapkan sanggup melahirkan generasi Alor yang sehat, cerdas, serta berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....