Sekolah Dan Keluarga Perkuat Budaya Literasi Anak

  • 08 Mei 2026 07:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor- Peningkatan minat baca masyarakat membutuhkan dukungan sekolah, keluarga, serta lingkungan agar budaya literasi dapat tumbuh sejak usia dini secara berkelanjutan di daerah terpencil. Hal itu disampaikan Penulis dan Konsultan Pendidikan, Nong Yonson kepada rri.co.id Rabu 5 Mei 2026.

Nong Yonson mengatakan tantangan utama dalam meningkatkan minat baca di daerah meliputi keterbatasan akses buku, fasilitas perpustakaan, serta rendahnya kebiasaan membaca masyarakat sejak usia dini.

"Kondisi geografis dan keterbatasan sarana pendidikan di beberapa wilayah turut memengaruhi perkembangan budaya literasi masyarakat. Karena itu, diperlukan perhatian bersama untuk memperluas akses bahan bacaan berkualitas", kata Nong Yonson.

Ia menjelaskan sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan budaya literasi sejak dini. “Guru diharapkan mampu menciptakan metode pembelajaran yang kreatif agar siswa lebih tertarik membaca dan belajar.

Tambahnya perpustakaan sekolah juga harus menjadi ruang belajar yang nyaman dan menarik bagi siswa. Koleksi buku yang beragam dapat membantu meningkatkan minat baca anak secara bertahap.

Disisi lain Nong Yonson juga mengungkapkan dukungan keluarga sangat dibutuhkan untuk memperkuat budaya membaca di rumah. Orang tua diharapkan dapat mendampingi anak membaca dan membatasi penggunaan gawai yang berlebihan.

Ia berharap Budaya literasi harus dibangun bersama melalui sekolah, keluarga, dan masyarakat agar generasi muda memiliki wawasan luas dan berpikir kritis menghadapi perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....