Literasi dan Numerasi Fondasi Pendidikan Bukan Sekadar Formalitas
- 08 Mei 2026 08:47 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor-Literasi dan numerasi menjadi fondasi pendidikan yang harus diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Hal itu bertujuan agar siswa mampu berpikir kritis, memahami informasi, serta memecahkan masalah secara tepat.
Guru SMA Negeri Padang alang Diana Betseba Tella kepada rri.co.id Selasa 6 Mei 2026 mengatakan Literasi dan numerasi adalah kemampuan memahami bacaan dan mengolah angka. Dengan demikian siswa tidak hanya menghafal tetapi mampu menganalisis, menalar, serta mengambil keputusan tepat secara mandiri dan bertanggung jawab .
“Penerapan keduanya harus hadir dalam setiap mata pelajaran, dan tidak boleh hanya berfokus pada hafalan semata. Setiap guru perlu mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa", kata Diana Betseba.
Diana menjelaskan literasi dan numerasi disebut sebagai fondasi utama pendidikan. Keduanya menjadi dasar dalam penguasaan ilmu pengetahuan karena anpa kemampuan tersebut, siswa akan kesulitan memahami materi lanjutan.
“Hal ini berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran secara keseluruhan karena kondisi kemampuan siswa masih beragam. Sebagian siswa sudah mampu membaca dan berhitung dengan baik namun masih ada yang mengalami kesulitan memahami teks sederhana".
Menurutnya, tantangan terbesar datang dari rendahnya minat baca siswa. Pengaruh teknologi juga membuat perhatian siswa mudah teralihkan dan keterbatasan bahan bacaan menjadi kendala tersendiri.
Tambahnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua juga sangat diperlukan dalam mendukung kebiasaan membaca dan berhitung. Ia berharap literasi dan numerasi tidak hanya dijadikan program formalitas tapi harus berkelanjutan dan terintegrasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....