CFD Kembali digelar, Belu Tumbuh Menjadi Kota Pusat Keramaian dan Pemberdayan UMKM
- 25 Apr 2026 07:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID. Atambua - Pemerintah Kabupaten Belu kembali menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) yang mendapatkan antuasime masyarakat. Kawasan Lapangan Umum Atambua yang biasanya dipadati kendaraan bermotor berubah menjadi ruang publik yang hidup, dipenuhi warga yang berolahraga dan pusat pertumbuhan UMKM di Perbatasan Indonesia.
Kehadiran Car Free Day dinilai menjadi momentum positif dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat namun memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang, sehingga turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belu Januaria Nona Alo menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya kembali kegiatan ini setelah vakum kurang lebih 3 bulan karena beberapa pertimbangan.
| Baca juga: Polres Belu Peduli Pendidikan di Perbatasan |
Menurutnya, Car Free Day merupakan langkah nyata dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif, sehat, dan produktif bagi masyarakat serta pemberdayaan UMKM dalam menggerakkan roda perekonomian.
Sementara melalui Atambua Night Market bergerak menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan kuliner sebagai bentuk dukungan untuk pertumbuhan UMKM Lokal dengan menyajikan berbagai kuliner, kerajinan tangan dan hiburan malam.
“Car Free Day ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi simbol kebangkitan semangat masyarakat Belu gambaran bahwa Belu terus tumbuh menjadi kota yang hidup dan dinamis,” ucap Januria Nona Alo.
Nona Alo menegaskan bahwa kehadiran Car Free Day dan Atambua Night Market menjadi langkah strategis dalam menggeliatkan roda perekonomian di Kota Atambua. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang publik yang hidup dan dinamis, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam Car Free Day, bukan hanya sebagai sarana menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan UMKM lokal. Dengan keterlibatan bersama, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik. Hal ini penting agar kawasan Car Free Day di Alun-alun Kota Atambua tetap terjaga kebersihannya, sehingga terlihat indah, nyaman, dan asri bagi semua pengunjung. (KM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....