Kemampuan Bercerita Menjadi Fondasi Argumen dalam Debat
- 11 Feb 2026 20:11 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kemampuan bercerita menjadi fondasi penting dalam membangun argumen yang kuat dan terstruktur secara logis. Pengalaman tersebut dibuktikan Kian Setia Natanza Rissy, siswa SMAN 1 Kefamenanu, melalui perjalanan kompetisi tingkat kabupaten hingga provinsi.
Seperti pengalaman mengikuti lomba bercerita, menjadi langkah awal bagi Kian membangun pola pikir sistematis dan percaya diri. “Bercerita melatih saya menyampaikan pesan secara jelas agar orang benar-benar memahami maksud saya,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurutnya, debat bukan sekadar adu bicara, tetapi kemampuan menyampaikan gagasan secara logis, runtut, dan mudah dipahami. Struktur berpikir dari lomba bercerita membantunya lebih siap menghadapi tekanan berbicara di depan publik.
Pada tahun 2025, ia meraih Juara 1 Debat Bahasa Indonesia tingkat kabupaten dan melaju ke provinsi. “Kemenangan itu menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk membawa nama sekolah bersaing di tingkat provinsi,” katanya.
Ia mengakui tantangan terbesar dalam debat justru muncul dari dalam dirinya sendiri ketika menghadapi peserta lain. Rasa minder tetap muncul meski ia sudah memiliki pengalaman lomba dan dukungan dari teman-teman terdekat.
Di tingkat provinsi, ia meraih Juara 3 Debat Bahasa Indonesia tahun 2025 dengan persaingan yang sangat ketat. “Pengalaman itu mengajarkan saya disiplin belajar, mengatur waktu, dan mempersiapkan materi dengan lebih matang,” ujarnya.
Kompetisi provinsi mempertemukannya dengan peserta terbaik dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan tersebut bagi Kian, menjadi bagian dari pengalaman kompetitif yang memperluas wawasan serta jaringan pertemanan lintas daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....