Kolaborasi Komunitas Kuatkan Mama Penenun

  • 31 Jan 2026 21:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor – Kemitraan mama-mama penenun dengan komunitas Alorasa Kita menghadirkan model ekonomi berbasis komunitas yang saling mendukung dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menghubungkan produsen kain tradisional Alor dengan pembeli melalui promosi digital yang terstruktur.

Sebelumnya, banyak penenun mengalami kesulitan memasarkan hasil tenun karena pasar yang terbatas dan jarak tempuh ke pusat perdagangan cukup jauh. Kondisi ini diperparah dengan biaya transportasi yang tinggi serta cuaca yang tidak menentu.

Kini, produk tenun dipromosikan secara bersama melalui akun media sosial Alorasa Kita dengan konten yang rutin dan informatif. Cerita mengenai motif, teknik, dan nilai budaya disajikan agar pembeli memahami makna di balik setiap kain.

Model pemasaran kolektif ini memudahkan koordinasi harga, stok, serta pengiriman produk sehingga lebih tertata. Mama-mama penenun juga memiliki ruang untuk berbagi pengalaman dan saling belajar mengembangkan usaha kecil mereka.

Najamudin M. Lobang menjelaskan kolaborasi komunitas membuat penenun lebih berdaya secara ekonomi. “Pendekatan berbasis komunitas menempatkan penenun sebagai subjek budaya sekaligus pelaku ekonomi mandiri,” kata Naja kepada rri.co.id, sabtu 31 Januari 2026.

Selain pemasaran, program ini juga menghadirkan pelatihan literasi digital dan pengelolaan usaha berbasis kelompok. Pendampingan tersebut dilakukan tanpa mengurangi fokus penenun terhadap kualitas dan keaslian tenun.

Kolaborasi ini membuktikan solidaritas lokal mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi perempuan penenun desa. Tenun Alor pun semakin dikenal sebagai identitas budaya sekaligus sumber penghasilan keluarga. (Maslan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....