Pemberdayaan Masyarakat dari Pos Laktutus Cegah Aktivitas Ilegal
- 28 Jan 2026 20:23 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan dengan memanfaatkan potensi lokal untuk pengembangan ekonomi kreatif dalam peningkatan nilai jual.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong warga mengolah singkong menjadi produk keripik aneka varian rasa yang khas, unik, dan bernilai jual.
| Baca juga: Martha Kewuan Sosok Inspiratif NTT |
Danpos Laktutus Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letda Arm Ananda Noor Bintoro, S.Tr.Han kepada rri.co.id Rabu 28 Januari 2026 mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah antisipasi mencegah terjadinya aktivitas ilegal di wilayah perbatasan.
,"Kita ketahui Pos Laktutus memiliki beberapa titik rawan sehingga kita terus melakukan berbagai upaya pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi lokal untuk kebaikan masyarakat," ucap Letda Arm Ananda Noor Bintoro.
Menurut Letda Arm Ananda Noor Bintoro, dengan adanya kegiatan produktif yang dibangun masyarakat memiliki alternatif penghasilan legal dan berkelanjutan sehingga tidak tergiur untuk terlibat dalam aktivitas ilegal lintas batas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan negara.
Ia juga menjelaskan selain melaksanakan tugas pengamanan, personel satgas juga membangun hubungan harmonis dalam pemberdayaan ekonomi kreatif untuk peningkatan kesejahteraan, juga pendapatan sehingga kehadiran personel satgas memberikan dampak positif dan perubahan nyata bagi masyarakat.
,"Tentunya kita melakukan pemetaan potensi lokal, dari yang ada kita bangun koordinasi untuk meningkatkan nilai jualnya dan apa yang kita lakukan telah berdampak positif bagi masyarakat disekitar pos Laktutus," ucap Letda Arm Ananda Noor Bintoro.
Dirinya berharap, melalui sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat kegiatan produktif seperti ini mampu menciptakan situasi perbatasan yang aman, kondusif, serta menekan potensi aktivitas ilegal di wilayah perbatasan. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....