Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Belu Gelar Pasar Murah

  • 27 Jan 2026 20:15 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Menjamin ketersedian pangan menjelang hari raya keagamaan,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog Atambua dan Badan Pangan Nasional (BPN) menggelar operasi pasar murah, kegiatan gerakan pangan murah jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan, Idul Fitri dan Paskah terpusat di halaman Gereja Katedral Atambua, Kabupaten Belu Senin, 27 Januari 2026.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, Vincent Laka mengatakan, kegiatan operasi pasar murah yang dilaksanakan di gereja Katedral kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu bersama Bulog Atambua dan BPN dengan sasaran operasi pasar murah untuk kelompok Wanita Katolik RI rayon Katedral terbagi dalam 7 ranting dan menyiapkan beras SPHP sebanyak 2,5 ton dan kuota yang dibagikan langsung habis. 2 ton untuk WKRI dan sisanya dibeli warga yang melintas lokasi kegiatan

Dikatakan, dengan antusiasme masyarakat tinggi dalam kegiatan operasi pasar murah, kedepan akan lakukan kegiatan operasi pasar murah bersama dengan sasaran di 12 Kecamatan dalam wilayah Belu.

“Untuk stok beras SPHP Bulog siap dan masih ada nanti akan kita jadwalkan kegiatan operasi pasar murah di 12 Kecamatan untuk menjangkau harga beras murah ke masyarakat, menekan inflasi dan menjamin harga beras seperti terjangkau ke masyarakat yang bisa diketahui harganya,” ucapnya

Menurut Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, Vincent Laka, kegiatan operasi pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau dan meningkatkan ketersediaan pangan di pasar. Harga RP 12.000/kg, dalam kemasan 5 kg/sak Rp 60.000 yang akan gelar di rumah-rumah Ibadat.

"Kegiatan pasar murah ini juga untuk mengendalikan inflasi dan menjamin ketersediaan pangan dimasyarakat sehingga nantinya tidak ada lagi beras yang dijual melebih HET yang ditentukan,"Katanya.

Kesempatan yang sama asisten manajer operasional Bulog Atambua, Helmud Bang mengatakan, untuk stok beras SPHP hari ini yang disalurkan sebanyak 5 ton yang terbagi untuk WKRI paroki Katedral dan masyarakat umum.

“Untuk kegiatan hari ini sesuai surat dari WKRI yan meminta ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, dan stok beras kami yang siap. Untuk stok beras tahun di Belu 1.500 ton dan bisa sampai tiga bulan kedepan,” katanya

Lanjutnya, terkait dengan permintaan untuk operasi pasar murah lanjutan dipastikan Bulog Atambua siap untuk mendukung dengan ketersediaan beras yang ada di Bulog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....