PMKRI Alor Hadapi Tantangan Ajak Mahasiswa Berorganisasi
- 24 Jan 2026 23:51 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua:Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Alor masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan roda organisasi. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sejak tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya adalah rendahnya keterlibatan mahasiswa dan pemuda dalam kegiatan sosial yang digagas PMKRI.
Hal tersebut disampaikan Ketua Presidium PMKRI Cabang Alor terpilih, Yoas Famai, kepada RRI Atambua, Sabtu (24/1/2026). Ia mengatakan, mengajak mahasiswa dan pemuda untuk terlibat aktif dalam organisasi kemahasiswaan menjadi pekerjaan rumah besar bagi PMKRI saat ini.
“Ini menjadi PR besar bagi PMKRI, bagaimana hari ini kita mengajak mahasiswa dan pemuda untuk terlibat dalam PMKRI, berproses bersama, sekaligus peka melihat berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Alor secara khusus dan Indonesia secara umum,” ucap Yoas.
Menurutnya, peran anggota dalam sebuah organisasi sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan program-program kerja. Untuk itu, dibutuhkan kerukunan, kesamaan visi, serta semangat seiya sekata dan bahu-membahu dalam menjalankan setiap program, meskipun terdapat perbedaan pandangan di dalam organisasi.
“Organisasi bisa berjalan dengan baik apabila ada kesepahaman dan kerja sama antar anggota. Perbedaan itu wajar, tetapi harus disatukan dalam tujuan bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap generasi muda di Kabupaten Alor dapat mempersiapkan diri sejak dini dengan berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman berorganisasi. Menurutnya, perubahan suatu bangsa dan daerah berawal dari kesiapan pribadi masing-masing.
“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, tetapi dengan mempersiapkan diri secara baik, ketika suatu saat kita dipercaya menjadi pemimpin, kita mampu membawa perubahan bagi daerah kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak mahasiswa Katolik di Alor untuk bergabung dan berproses di PMKRI maupun organisasi lain yang dapat membentuk karakter, memperluas wawasan, serta mengubah pola pikir ke arah yang lebih baik demi kemajuan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....