Menjelang Ramadan, Warga Diminta Tidak Panik Soal Pasokan Beras

  • 22 Feb 2026 23:20 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Menjelang Ramadan, Bulog Cabang Kalabahi mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam membeli kebutuhan pokok, khususnya beras. Masyarakat diminta tetap berbelanja dalam jumlah normal dan tidak terpengaruh isu kenaikan harga.

Pimpinan Bulog Cabang Kalabahi, Stefanus Masu, menegaskan bahwa stok beras dalam kondisi aman dan harga tetap stabil. Ia mengingatkan agar stok yang tersedia di pasar tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu melalui praktik penimbunan.

“Jangan panik,” ucap Stefanus Masu saat dialog terkait stabilitas harga pangan jelang Ramadan. Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurutnya, kepanikan justru dapat memicu lonjakan permintaan yang tidak wajar. Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oknum tertentu dengan melakukan penimbunan karena keterbatasan stok dan tingginya permintaan.

Selain kepada masyarakat, Bulog juga memberikan pesan tegas kepada para mitra penyalur. Penjualan beras SPHP harus tetap mengikuti aturan dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

“Kami selalu mendapat laporan dan rutin mengecek ke lapangan. Jika terdapat hal yang tidak sesuai, maka kami tidak segan melakukan evaluasi dan tindakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi berjalan baik dan tidak terjadi pelanggaran. Bulog juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dan cerdas saat membeli, dengan mengecek kemasan dan harga guna menghindari praktik beras oplosan atau perubahan harga yang tidak wajar.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, pada 7 Maret direncanakan akan digelar Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Bulog bersama BRI dan Kejaksaan di Lapangan Mini. Kegiatan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau selama Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....