Dai 3T Perkuat Dakwah dan Nilai Keislaman di Wilayah Terpencil kabupaten Alor
- 27 Feb 2026 13:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Kehadiran Dai Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) di Kabupaten Alor menjadi bagian penting dalam penguatan nilai-nilai keislaman di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses. Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas keimanan umat.
Kabupaten Alor yang masuk dalam kategori wilayah 3T menuntut peran aktif para penyuluh agama untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Tidak hanya menyampaikan dakwah, Dai 3T juga diharapkan mampu membangun kedekatan emosional dan menjawab kebutuhan keagamaan umat secara nyata.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan moral, Kementerian Agama Kabupaten Alor membentuk Tim Dai 3T yang ditugaskan menyebar di sejumlah kecamatan. Tim ini berperan membimbing umat serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kaffah sesuai dengan konteks sosial masyarakat setempat.
Salah satu Dai 3T, Ustadz Bahudin Kawali, S.Pd, menjelaskan bahwa penugasan tersebut telah dimulai sejak awal Ramadan 1447 Hijriah. Para dai diarahkan untuk menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat persaudaraan dan toleransi di lingkungan sekitar.
“Kami dibentuk untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman sekaligus memperkokoh persaudaraan antar sesama di tengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Ustadz Bahudin Kawali kepada rri.co.id, jumat 27 februari 2026.
Selama Ramadan, para Dai 3T dibagi ke berbagai kecamatan di Kabupaten Alor. Khusus di Kecamatan Alor Barat Laut, Ustadz Bahudin Kawali menjalankan sejumlah program keumatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program tersebut meliputi Syafari Ramadan, tadarus Al-Qur’an bersama jamaah masjid, serta bimbingan membaca Al-Qur’an bagi warga yang belum lancar. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai memberikan manfaat spiritual yang nyata.
“Melalui program ini, kami berharap umat semakin kuat imannya dan mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Keberadaan Dai 3T diharapkan terus menjadi penggerak penguatan keimanan umat, sekaligus memperkokoh nilai-nilai sosial dan kemanusiaan di wilayah 3T Kabupaten Alor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....