Keluarga Sakinah Dimulai Dari Keteladanan Orang Tua

  • 22 Feb 2026 22:11 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Peran orang tua dinilai sangat menentukan dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan era digital. Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali pengawasan dan keteladanan dalam keluarga.

Analis Kebijakan Bimas Islam Kantor Kemenag Alor, Ust. Muhammad Arifuddin, menyoroti pentingnya kehadiran figur ayah dan ibu dalam mendampingi anak. Ia mengingatkan bahwa lingkungan dan perkembangan teknologi memberi pengaruh besar terhadap tumbuh kembang generasi muda.

“Kita harus bertanya, ke mana orang tua saat ini? Di mana figur-figur orang tua yang seharusnya memberi contoh dan mengajar? Saya sendiri kalau mendengar hal-hal seperti itu, langsung mencari anak-anak saya. Saya tidak mau membiarkan mereka terlibat atau ikut-ikutan,” ujarnya. Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurutnya, pendidikan dalam rumah tangga harus dibarengi dengan pengawasan yang bijak terhadap penggunaan gadget. Anak boleh mengikuti perkembangan zaman, namun tetap dalam kontrol dan aturan waktu yang jelas agar tidak terjerumus pada pergaulan negatif.

Ia menegaskan bahwa krisis keteladanan menjadi salah satu faktor anak lalai dalam ibadah maupun perilaku sosial. Kesibukan orang tua, baik sebagai pedagang maupun aparatur sipil negara, sering membuat anak kurang perhatian dan pengawasan.

“Ada pesan dari Ali bin Abi Thalib, ‘Didiklah anak sesuai dengan zamannya karena mereka hidup pada zamannya bukan pada zamanmu.’ Artinya kita harus memahami perkembangan zaman, tetapi tetap memberi pengawasan dan teladan yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut Ramadan sebagai waktu terbaik memperbaiki hubungan keluarga yang renggang. Momentum sahur, berbuka, tarawih, dan tadarus menjadi ruang membangun komunikasi, menahan ego, serta menyelesaikan konflik rumah tangga dengan penuh kesabaran agar keberkahan puasa tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....