Sanitasi Dorong Warga Keluar dari Kemiskinan
- 31 Jan 2026 16:31 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Desa Kabuna memanfaatkan program sanitasi dan air bersih sebagai instrumen penting mendorong warga keluar dari kategori kemiskinan ekstrem.
Informasi disampaikan Adrianus Yosep Laka, Kepala Desa Kabuna,Kabupaten Belu, kepada rri.co.id, Sabtu 31 Januari 2026.
“Ada sebanyak 65 unit sanitasi dibangun di Desa kami melalui dukungan lembaga swadaya masyarakat, menyasar langsung keluarga miskin ekstrem yang sebelumnya belum memiliki fasilitas layak,” ucapnya.
Selain itu, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Dinas PUPR, juga ikut membiayai pembangunan 86 unit WC. Seluruhnya diarahkan kepada warga miskin ekstrem di Desa Kabuna.
“Sanitasi itu poin penting dalam penilaian indeks kemiskinan, karena kondisi rumah, lantai, dan WC menjadi indikator utama kemiskinan ekstrem,” kata Kepala Desa Kabuna.
Sementara itu untuk indikator pemenuhan Air bersih, sebagian besar dusun di wilayah desannya saat ini telah terlayani PDAM. Sementara perluasan jaringan direncanakan menjangkau wilayah Bautasik dan lainnya.
“Kalau tambah jam layanan, tidak bisa dinikmati warga lain,” tuturnya. Pemerintah desa memilih membuka jaringan baru ketimbang menambah jam layanan, agar seluruh warga memperoleh akses air minum layak secara merata.
“Kami tidak mau hanya menonton, sumber mata air dari desa kami tapi warga tidak menikmati,” ujar Kepala Desa Kabuna tegas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....